Kader IMM Diminta Tingkatkan Kemampuan Sesuai Kebutuhan Zaman

0
76
Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada acara penutupan Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XXVIII, di Hotel Santika, Sabtu 8 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)
Foto : Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada acara penutupan Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XXVIII, di Hotel Santika, Sabtu 8 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, bersama Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono didampingi Kapolda NTB, Irjen Pol Tomsi Tohir menghadiri

penutupan Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XXVIII, di Hotel Santika, Sabtu 8 Februari 2020.

“Saat ini, zaman telah berbeda. Kemajuan teknologi menuntut kita untuk selalu berpikiran maju, tidak lagi memiliki pola pikir masa lampau dalam meraih suatu cita-cita.
Seperti dengan melakukan aksi demostrasi, namun harus mampu menggapai suatu cita-cita itu dengan kemampuan pikiran yang maju sesuai tuntutan zaman,” ujarnya

“Sekarang tidak lagi zamannya kita berpikir meraih sesuatu dengan demonstrasi. Zaman sudah berubah dengan kemajuan teknologi, sebentar lagi kita akan punya mobil listrik dan kemajuan teknologi lainnya,” kata Gubernur

Untuk itu, Bang Zul sapaan akrabnya meminta generasi muda IMM untuk terus memperkaya diri dengan meningkatkan kemampuan yang sesuai dengan tuntutan zaman.

“Pengurus IMM tidak hanya sekedar menjadi ketua saja, namun harus mampu memperkaya apa dan mengimpelentasikan ide dan gagasan yang ada dalam pikirannya untuk kemajuanĀ bangsa,” cetusnya

Hal inilah, lanjutnya yang menjadi pemikiran pemerintah untuk mengirim mahasiswa NTB menempuh pendidikan di luar negeri.

“Selain untuk memperluas wawasan, juga untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kebangsaan yang tinggi kepada generasi muda Indonesia,” terang Bang Zul

Menurutnya, dengan terbukanya wawasan dan rasa nasionalisme generasi muda, diharapkan tidak ada lagi sikap-sikap kesukuan, kedaerahan dalam diri generasi muda, yang ada adalah rasa ke Indonesiaan. Sehingga tidak ada lagi sikap primordialisme pada generasi muda di Indonesia.

“Kita mengirim generasi muda bersekolah ke luar negeri, bukan karena kualitas pendidikanĀ dalam negeri tidak bagus. Kualitas pendidikan kita luar biasa di dunia, namun ini untuk menambah wawasan dan rasa nasionalisme generasi muda kita,” cetusnya

Politisi PKS ini berharap generasi muda Muhammadiyah akan mampu memberikan kontribusi besar dengan mampu menangkap sinyal-sinyal perubahan agar mampu tampil sebagai agen perubahan bagi kemajuan bangsa.

“Saya berharap kegiatan Tanwir IMM ke XXVIII di NTB, memiliki kesan baik yang mendalam bagi peserta dari luar daerah untuk kemudian dapat diceritakan di daerahnya masing-masing,” cetusnya

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr H Arsyad Gani memberikan apresiasi atas terselenggaranya Tanwir IMM di NTB dengan aman dan damai.

“Ini Tanwir IMM tercepat di Indonesia, hanya dua hari bisa selesai dengan aman dan damai,” ungkapnya

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur NTB dan Kapolda, yang telah membuat NTB aman dan nyaman, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

Menurutnya, NTB bisa jadi contoh dalam menyelesaikan dan merumuskan penyelesaian masalah dengan baik, dengan mengedepankanĀ  musyawarah dan diskusi.

“Hal ini sangat penting untuk terus dijaga agar kerukunan terus dapat terpelihara, sehingga dapat menyelesaikan segala masalah dengan cara yang beradab,” imbuhnya (Hms/*)

Comments

comments