Koalisi Tiga Partai Di Loteng, Ini Kata Pengamat

0

Mataram, MetroNTB.com – Lembaga Kajian Sosial Politik M6 menilai munculnya koalisi dipelopori Partai Nasdem, Hanura dan PDIP Lombok Tengah harus dimaknai sebagai upaya konsolidasi politik total para politisi muda.

“Bersatunya kekuatan politisi muda  lintas partai ini harus diterjemahkan sebagai cermin kebangkitan dan kesadaran kolektif yang dihajatkan  ingin membuat ‘sejarah baru’,” ujar
Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, didampingi Kepala Litbang M16, Muhammad Zainul Pahmi, Kamis 9 Januari 2020

M16 menilai gimick politik yang diperagakan oleh politisi muda ini sebagai upaya mendobrak tradisi kemapanan atau establishme langgam politik lama yang kerap menisbikan peran kaum muda.

“Belajar dari situasi Pilkada masa lalu, koalisi tiga partai ini nampaknya ingin membangun perspektif dan citra baru dalam melakukan agregasi politik lebih maju di Pemilukada 2020,” katanya

Menurut laki-laki yang kerap disapa Didu ini, Pemilukada Loteng  2020 diprediksi akan melahirkan paslon baru yang memiliki power dan track record yang mumpuni sebagai calon kepala daerah yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Fenomena munculnya
beragam calon dari berbagai latar belakangan ini merupakan keinginan yang kuat  menjadi ‘best of the best’ melalui pesta demokrasi lima tahunan,” kata Kepala Litbang M16 Zainul Pahmi

Pahmi mengakui berbagai calon  pendatang baru yang mencuat di publik belakangan ini rata-rata belum pernah mengikuti berbagai konstestasi politik sebelumnya.

“Jadi wajar jika saat ini tingkat popularitas atau elektabilitasnya dibawah petahana dan akseptabilitas paslon yang belum merata dimata konstituen,” ungkapnya

Pahmi melanjutkan terkait  karakteristik pemilih yang memiliki ke-khas-an, maka diperlukan upaya upaya ekstra kuat dan tekun dari para pendatang baru meraih hati votters.

“Strategi door to door yang efektif, jalinan kerja tim pemenangan yang menguasai medan serta mampu merekam secara pasti ‘need asesment’ disetiap kantong pemilih,  salah satu kunci sukses pendatang baru,” tutur Ketua Pemuda NW NTB ini.

Selanjutnya, Didu menegaskan harus diakui saat ini dalam setiap konstestasi politik, kekuatan petahana tidak mudah digoyahkan khususnya dari sisi popularitas maupun elektabilitasnya. Hal ini karena petahana memiliki pengalaman dan rekam jejak pertarungan Pilkada sebelumnya.

“Terlepas apapun hasilnya nanti , Adu kuat ketangguhan power politik petahana, jika maju lagi akan diuji dengan munculnya fenomena baru koalisi tga partai yang dipelopori anak muda ini,” katanya menambahkan (red)

Comments

comments