Kafegama Academy Ke III, Selly : Cetak Starup Digital Berkualitas

0
163
Foto : Alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Yogyakarta, yang tergabung dalam Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi Gadjah Mada Cabang Nusa Tenggara Barat (Kafegama NTB) kembali menggelar “Kafegama Academy Batch III” di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Bengkel, Lombok Barat, Ahad 29 Desember 2019 (MetroNTB/Ist)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Yogyakarta, yang tergabung dalam Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi Gadjah Mada Cabang Nusa Tenggara Barat (Kafegama NTB) kembali menggelar “Kafegama Academy Batch III” di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Bengkel, Lombok Barat, Ahad 29 Desember 2019.

Ketua Umum Kafegama NTB Dra Hj Putu Selly Andayani berharap agar para peserta dapat menyerap semua materi yang diberikan, untuk selanjutnya diterapkan di lingkungan sekitarnya.

“Kali ketiga dilaksanakannya Kafegama ini, diharapkan nantinya alumni Kafegama bisa langsung praktek atau diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Selly

Dikatakannya, setelah melalui dua tahap kegiatan, maka Kafegama Batch III bertujuan mencetak starup digital berkualitas.

“Kami ingin mengkoneksikan para peserta yang memiliki keahlian yang berbeda, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui startup digital,” katanya

Selain itu, lanjut istri anggota DPR RI dapil NTB H Rachmat Hidayat itu, kegiatan itu juga untuk memberikan peserta kiat-kiat menjadi seorang founder, yang harus berani memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya.

“Peserta bisa merasakan apa saja yang diperlukan, dalam membuat sebuah startup,” tutur Selly

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Provinsi NTB itu, startup digital sangat diperlukan terutama bagi perusahaan yang baru saja di bangun atau dalam masa rintisan. Namun demikian, lanjutnya, starup tidak berlaku untuk semua bidang usaha.

“Artinya, istilah startup ini lebih di kategorikan untuk perusahaan bidang teknologi dan informasi yang berkembang di dunia internet,” ucapnya.

Lebih jauh diungkapkan, saat ini startup digital kian menjamur di Indonesia. Hal itu menurut Selly dikarenakan pengguna internet di Indonesia semakin bertambah.

“Berdasarkan data dari We Are Social, ada 88,1 juta pengguna internet di Indonesia dari total populasi 259 juta jiwa pada awal tahun 2016. Hal inilah yang menyebabkan potensi industri digital juga semakin meningkat, yakni ditandai dengan bermunculannya startup digital,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Kafegama NTB Supiandi, S.E., M.Ec., Dev. mengungkapkan, kegiatan ketiga itu bertujuan memberi kesempatan bagi peserta, yang belum lolos pada Kafegama Academy Batch I dan II.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 27 Desember yang pendaftarannya kami buka dengan mengakses link: bit.ly/32cYxut,” ujarnya.

“Hingga hari terakhir pendaftaran, calon peserta yang mendaftar sebanyak 562 orang. Setelah diseleksi maka untuk Batch III ini kita tetapkan 60 orang peserta,” imbuhnya.

Dijelaskannya, mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah populasi terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Dengan jumlah populasi sebanyak 250 juta orang, dimana jumlah wirausaha di bidang teknologi (technopreneur) di Indonesia masih sangat minim.

“Tercatat hanya 1.56 persen technopreneur dari total keseluruhan populasi masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Dikatakannya, pada hari pertama semua peserta melakukan permainan dalam bentuk 60 Second Pitching Practice.

“Dari latihan ini peserta dapat melihat kemampuan dari setiap peserta, yang akan membantu mereka dalam membentuk tim,” katanya.

Sedangkan hari kedua tim akan melakukan Market Research, Define MVP, dan Customer Validation, untuk memastikan ide peserta dapat diterapkan dan dibangun menjadi sebuah startup. Hari ketiga tim melakukan review hasil tugas dan merancang strategi dan Business Model.

“Setelah itu peserta akan mulai mempersiapkan presentasi final deck, untuk menentukan tim terbaik pada kegiatan ini,” tuturnya.

Sementara Public Relation (PR) Forum Komunikasi Sales dan Marketing (FKSM) NTB Willy Permata, yang aktif dalam setiap pelaksanaan kegiatan Kafegama Academy mengatakan, kegiatan seperti ini jarang ditemukan untuk menstimulus kretivitas dan imajinasi, dalam rangka persaingan global yang saat ini memasuki Revolusi Industri 4.0.

“Kita harapkan acara ini akan mampu mencentak para pengusaha serta pemikir mumpuni, untuk siap menghadapi persaingan yang ada. Bukan hanya itu, para peserta juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, untuk menekan laju pengangguran dan penguatan ekonomi di masa mendatang,” ungkapnya.

“Selamat untuk para peserta, terus gali kemampuan analisa melihat pasar dan potensi yang ada dalam diri kalian,” ucapnya

Untuk diketahui, selain Kadis Perdagangan NTB Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si., para mentor yang dihadirkan pada Kafegama Academy Batch III, di antaranya Dr. Firmansyah., M.Si., Dr. Muhamad Ali, M.Si. dan dosen tamu Askar Daeng Kamis. (red)

Comments

comments