Jelang Natal dan Tahun Baru, MUI Lombok Utara Himbau Masyarakat Jaga Kondusivitas

0
Ketua MUI Lombok Utara Tuan Guru Haji Dr Abdul Karim Ghofur
Ketua MUI Lombok Utara Tuan Guru Haji Dr Abdul Karim Ghofur (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Perayaan natal dan tahun baru akan segera tiba. Berbagai kegiatan baik keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan akan digelar di penghujung tahun ini. Sementara di tahun 2020 mendatang, pesta rakyat Pilkada serentak akan dimulai.

Memasuki tahun-tahun sibuk tersebut, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas berpotensi terjadi. Hal ini menjadi atensi stakeholder untuk meminimalisir gangguan Kamtibmas.

Ketua MUI Lombok Utara Tuan Guru Haji Dr Abdul Karim Ghofur mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas di akhir tahun dan saat Pilkada nanti. Masyarakat diimbau untuk terus menjaga kenyamanan dan keamanan.

“Terlebih saat ini kita memasuki tahun baru Masehi, tentu ada beberapa kegiatan masyarakat yang bersifat nasional seperti ada tahun baru, natal, ada kontestasi politik tahun 2020, ini tentu perlu kita jaga keamanan, kenyamanan, kondusivitas,” ujarnya, Senin, 23 Desember 2019.

TGH Abdul Karim yang juga merupakan Pengasuh Pesantren Nurul Bayan berpesan agar masyarakat tidak terpecah belah dan menjadi satu entitas yang utuh dalam melindungi sesama.

“Semua masyarakat di manapun berada berkepentingan melihat negara nyaman, aman memiliki toleransi antara sesama, saling memberikan suatu apresiasi, penghargaan dan saling menjaga,” katanya.

Baginya, toleransi merupakan sebuah warisan berharga yang patut untuk terus dijaga. Terlebih, Indonesia merupakan negara yang menjunjung budaya ketimuran dengan kekentalan keragaman, sehingga toleransi adalah harga mutlak.

“Karena bagaimanapun negara kita menjadi tugas kita bersama untuk kita wariskan ke generasi yang akan datang maka perlu ada nilai-nilai positif yang kita wariskan ke generasi yang akan datang dalam menjaga keutuhan negara kita tercinta ini,” sambung TGH Abdul Karim.

Dia berdoa agar Allah SWT selalu menjaga masyarakat dari hal-hal negatif dan selalu hidup dalam kerukunan, baik beragama, bermasyarakat maupun bernegara.

“Saya mengimbau kepada kita semua agar senantiasa pandai menjaga, meramu kebersamaan kita. Mudah-mudahan Allah SWT menjaga kita dari hal-hal negatif,” ucapnya. (red)

Comments

comments