Ini Pandangan TGH Ma’arif Makmun Soal Pemimpin Perempuan

0
Rais syuriah PCNU Loteng, TGH. Ma'arif Makmun
Foto : Rais syuriah PCNU Loteng, TGH. Ma'arif Makmun (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Dalam Islam terkait pandangan pemimpin dari kalangan perempuan. Menurut TGH Ma’arif Makmun mengatakan sejatinya kedudukan wanita sama seperti laki-laki umumnya dalam profesi sebagai pemimpin. Pemimpin yang dimaksud adalah pemimpin negara.

Mengingat, Islam juga menjunjung tinggi martabat wanita seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 97. Yakni, ‘Barangsiapa yang mengerjakan amalan shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami beri balasan pula kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan’.

“Jadi, jika ada segelintir oknum yang akan memainkan isu pemimpin perempuan, itu adalah isu lama. Dalam padangan Islam kan jelas tidak ada bedanya antara pemimpin dari laki-laki dan perempuan itu,” tegas Pimpinan Ponpes Manhalul Ma’arif Darek ini.

Dalam konteks berbangsa dan bernegara. Ia menuturkan, isu soal pemimpin perempuan sempat dihembuskan saat Presiden kelima RI yakni, Hj. Megawati Soekarno Putri memimpin bangsa Indonesia.

Namun, lantaran banyak di negara mayoritas Islam. Salah satunya Pakistan sudah tidak lagi mempertentangkan soal isu perempuan. Maka, saat Megawati dilantik menggantikan Almarhum Presiden Gus Dur, isu penolakan pemimpin perempuan itu reda dan hilang di permukaan dengan sendiri.

“Pastinya, masalah pemimpin perempuan itu dari pandangan ulama masih ada khilafnya. Disitu jika ada khilaf maka, kita diperkenankan dan kita tidak boleh mengingkarinya. Toh, Ibu Mega tetap menjadi Presiden kelima. Sampai hari ini, semua umat Islam mengakui jika Bu Mega adalah Presiden kelima,” jelas TGH. Ma’arif.

“Insya Allah, jika ada lawan politik memainkan isu pemimpin perempuan, saya pastikan jualan politiknya enggak akan laku,” sambungnya.

Ia menambahkan, dari pembicaraanya dengan tokoh-tokoh Lombok Selatan yang berdomisili dan menetap di Kota Mataram, umumnya mereka sepakat jika Hj. Putu Selly Andayani sangat tepat dan cocok memimpin di ibu kota provinsi NTB kedepannya.

“Sebagai tokoh Lombok Selatan yang kenal lama dengan Ibu Selly. Insya Allah, saya pun akan siap turun ke Mataram untuk menggerakkan potensi keluarga dan jamaah yang saya miliki untuk bisa memenangkan Ibu Selly dalam Pilwali Mataram 2020 mendatang,” tandas TGH. Ma’arif Makmun. (*)

Comments

comments