Begini Perjalanan Panjang UIN Mataram Dapat Bantuan IsDB

0
104
Ketua Project Implementasi Unit (PIU) IsDB UIN Mataram, Dr H Lukman Hakim, M.Pd
Foto : Ketua Project Implementasi Unit (PIU) IsDB UIN Mataram, Dr H Lukman Hakim, M.Pd (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Perjalanan panjang dan berliku Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram mendapatkan bantuan dari Islamic Development Bank (IsDB nomor ND-064-Loan Register 10863301). Ratusan miliar didapat untuk pengembangan dan pembangunan gedung kampus. Bantuan dimaksud untuk menggarap lima (5) bidang yaitu pembangunan fisik, peralatan, pengembangan kurikulum, perbaikkan manajemen dan program pelatihan.

Adapun terkait bantuan tersebut digunakan membangun sembilan gedung baru terdiri dari polyclinic, general library & ICT center, integrated class room tiga gedung belajar, integrated laboratory, training centre, multi purpose building dan research centre.

Ketua Project Implementasi Unit (PIU) IsDB UIN Mataram, Dr H Lukman Hakim, M.Pd. mengatakan dana support yang didapat UIN Mataram untuk mendukung lima (5) bidang diatas terdiri dari sumber pemerintah Indonesia (GOI-Government Of Indonesia Rp 123 Miliar) dal Loan dari IsDB berjumlah sekitar Rp 370 miliar.

“Total UIN Mataram dapat support dana dari IsDB sekitar 493 miliar untuk pembangunan 9 gedung baru dan program non fisik,” ungkapnya belum lama ini.

Lukman mengatakan, saat ini pembangunan sembilan (9) gedung merupakan puncak program setelah melalui rangkaian tahapan persiapan dengan ragam training, workshop dan pengembangan yang dilakukan UIN Mataram.

“IsDB, insya Allah dalam waktu dekat pembangunan sembilan gedung dapat dimanfaatkan,” katanya

Diceritakannya, bantuan tersebut berawal dari pengajuan yang dilakukan IAIN Mataram sejak 2008 (saat itu masih status belum UIN).

Dalam kurun waktu dua (2) tahun terus tim panitia terus melakukan perbaikkan dan penyempurnaan proposal. Kemudian pada tahun 2010 masuk dalam blue book dan 2011 masuk green book Bappenas RI.

Seiring waktu gayung bersambut, dalam proses dapat dukungan dari banyak pihak utamanya dari Gubernur NTB Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi, Tim Bappenas dan Kemenag  RI berkunjung ke IAIN Mataram untuk memastikan lokasi pembangunan.

Sebagai pertanda baik pada tanggal 12 Mei 2012, tim IsDB dari Jeddah yang didampingi tim dari Kemenag, Bappenas, dan Kemenkeu kunjungan lapangan ke IAIN Mataram dan berbuah hasil pada tanggal 16 Mei 2012 dilakukan penanda tanganan The Minutes of Meeting dengan para pihak.

Sejak itulah, IAIN Mataram melakukan penguatan kapasitas melalui empat (4) program utama yakni pengembangan manajemen, pengembangan akademik, pengembangan SDM, dan pengembangan informatika.

Dari program tersebut telah dapat dilihat hasilnya dari IAIN menjadi UIN, dari 3 fakultas menjadi lima (5). Dari dua belas (12) prodi menjadi 32 prodi. Bahkan, saat ini UIN memiliki 100 doktor, yang semula hanya tujuh.

“UIN juga memiliki tujuh guru besar, yang semula hanya dua,” urai Lukman

Ditambahkannya, selain capain diatas sebagai bagian dari yang menggembirakan adalah alih status lembaga dari IAIN menjadi UIN berdasar Peraturan Presiden tertanggal 3 April 2017. Dalam hitungan voleme training dan pendidikan bergelar dalam negeri 300 orang, dan luar negeri 428 orang.

Pada Rabu 17 oktober 2018, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meresmikan pembangunan sembilan (9) gedung baru UIN Mataram.

Peresmian ini ditandai dengan pemencetan tombol sirine dan penandatanganan prasasti menandai dimulainya ground breaking pembangunan sembilan gedung UIN Mataram.

“Pembangunan sembilan (9) gedung baru UIN Mataram yang sekarang itu menjadi puncak dari serangkaian proses yang sangat panjang,” ucapnya.

Progres pembangunan gedung baru UIN Mataram telah 93 persen. Gedung tersebut rampung diharapkan pada Desember 2019.

“Dari kontrak selesai bulan februari 2020 namun Insya Allah terjadi percepatan  di bulan Desember 2019 sudah selesai, mudahan tidak ada kendala,” kata Lukman menambahkan (red)

Comments

comments