Locofest 2019, Trash Hero Pamerkan Karya Dari Bahan Sampah

0
44
Foto : Salah satu stand Locofest yaitu Trash Hero yang menyajikan berbagai karya dari bahan sampah pada acara Lombok Clothing Festival (Locofest) 2019 di arena parkir Lombok Epicentrum Mall, Kamis 3 Oktober 2019 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Lombok Clothing Festival (Locofest) setiap tahunnya memiliki warna tersendiri, di tahun 2019 Locofest diadakan di area parkir Lombok Epicentrum Mall, Kamis 3 Oktober 2019.

Terlihat unik di salah satu stand Locofest yaitu Trash Hero yang menyajikan berbagai karya dari bahan sampah.

Pemilik stand Trash Hero, Haji Omet mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program unggulan pemerintah yaitu Zero Waste.

“Kami memang bukan bagian dari pemerintah, tapi kami tetap mendukung penuh program Zero Waste yang dilakukan pemerintah dengan karya kami dari bahan sampah ini,” ujarnya

Haji Omet menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 2017 yang dimulai dari Gili Meno dan kemudian terus dikembangkannya hingga sampai di Mataram ini.

“Kami memulainya sejak 2017 lalu yang dimulai dari Gili Meno, dengan kepedulian kami terhadap kebersihan di NTB ini. Alhamdulillah kami bisa mengembangkan Trash Hero ini walaupun masih merangkak,” tuturnya.

Ia menerangkan bahwa Trash Hero di Mataram melaksanakan kegiatan rutinitas berburu sampah keliling Kota, selain berburu sampah, Komunitas ini juga langsung mengedukasi masyarakat sekitar terkait masalah sampah dan pengelolaannya.

“Kami rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah sekali seminggu, baik itu di pantai, jalan, maupun di dalam lingkungan. Selain itu, jika ada even-even besar yang berpotensi menghasilkan sampah dalam jumlah banyak, kami berinisiatif terjun langsung untuk membersihkan sampah yang ada di tempat tersebut,” terang H. Omet.

Salah satu hasil yang terlihat adalah di Rembiga tempat tinggal H. Omat, dulunya sebelum terjun, daerah Rembiga masuk dalam kategori merah untuk penyakit DBD, namun setelah bergerak membersihkan sampah dengan komunitas, Rembiga sekarang bisa dibilang bebas dari DBD.

“Harapan kami pemerintah lebih memperhatikan lagi komunitas-komunitas penggiat pengelola sampah,” cetusnya

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Najamuddin Amy  mengapresiasi komunitas Trash Hero ini atas kepeduliannya terhadap lingkungan dan masalah sampah.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Trash Hero karena telah peduli terhadap permasalahan sampah yang dihadapi oleh pemerintah, kami berharap banyak komunitas-komunitas semacam ini agar impian NTB bebas dari sampah bisa terwujud dengan cepat,” ucapnya (*)

Comments

comments