Ini Cara Lakpesdam NU Mataram Bumikan Gerakan Revolusi Mental

0
75
Foto : Suasana talkshow layanan publik inklusi dan inspiratif yang digelar oleh Lakpesdam NU bersama Kemenko PMK di Ponpes Darul Falah Pagutan Mataram, Minggu 8 September 2019 (MetroNTB/Dok)

Mataram, MetroNTB.com – Dalam rangka mendorong kesamaan gerak dan langkah dalam implementasi revolusi mental. Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Inpres Nomor 12 Tahun 2016 sebagai panduan dalam revolusi mental di tingkat nasional dan daerah.

Ada lima (5) sasaran yang menjadi prioritas dalam gerakan nasional revolusi mental yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib,  Indonesia mandiri serta Indonesia bersatu.

Untuk mempercepat pencapaian target yang ditetapkan dalam Inpres tersebut, Kemenko PMK sebagai penanggungjawab gerakan nasional revolusi mental berkolaborasi dengan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Mataram mengadakan kegiatan aksi nyata gerakan nasional revolusi mental dengan menggelar bazar layanan dan talkshow layanan publik inklusi dan inspiratif di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan Mataram, Minggu 8 September 2019.

Kegiatan yang dibuka oleh pejabat Sekeretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Iswandi. Ia memberikan mengapresiasi kegiatan revolusi mental yang digelar Kemenko PMK di Nusa Tenggara Barat (NTB)

“Atas nama pemerintah provinsi NTB, kami memberikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi oleh Lakpesdam NU Mataram ini, semoga bermanfaat,” ucapnya

Ketua Lakpesdam NU Mataram, Muhammad Jayadi mengatakan, kegiatan aksi nyata gerakan nasional revolusi mental diawali dengan bazar layanan publik yang menghadirkan dinas dan instansi lingkup pemerintah provinsi NTB dan pemerintah kota Mataram untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Seperti pelayanan perpanjangan SIM dan STNK dari Polda dan Samsat NTB, pengaduan layanan publik dari Dinas Komfotik NTB, pelayanan administrasi kependudukan dari Dukcapil Kota Mataram, pelayanan kesehatan dari dinas kesehatan, donor darah dari PMI NTB.

“Disamping bazar layanan publik, panitia juga mengadakan jalan sehat dan bazar kuliner,” ungkap Jayadi

Dikatannya, untuk mendorong perubahan pada cara pandang, cara pikir, dan cara kerja dalam pembangunan, Lakpesdam NU menggelar talkshow layanan publik inklusi dan inspiratif dengan mengundang narasumber.

“Hadir sebagai narasumber Asisten Deputi Pengembangan Masyarakat Kemenko PMK, Mustikorini Indrajatiningrum, Wakil Ketua Umum PBNU Prof. Dr. Ma’sum Mahfoezd,  Kepala Kampung Media NTB, Fairus  Abadi, Kepala Dinas Dukcapil Mataram,” katanya

Talkshow dihadiri 350 peserta yang berasal dari perwakilan OPD lingkup pemotong NTB dan kota Mataram, Lurah, Perwakilan Ormas, OKP dan jamaah Pondok Pesantren Darul Falah dari Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah,  Lombok Timur dan Lombok Utara. (red)

Comments

comments