Peserta UGG Council & APGN-AC Kagumi Pesona Gili Trawangan

0
99

Lombok Utara, MetroNTB.com – Para peserta sidang Unesco Global Geopark (UGG) Council, APGN Advisory Committee dari berbagai negara, mengaku kagum dengan Pulau Lombok yang indah dan aman, khususnya pesona Gili Trawangan.

Pulau kecil yang dikelilingi taman laut yang sangat indah serta pasir putih bak mutiara itu, memberikan kesan istimewa bagi para tamu, sehingga mereka berharap bisa berkunjung lagi dalam suasana yang lebih rileks di masa yang akan datang.

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar saat Welcome Dinner bersama para delegasi sidang Unesco Global Geopark (UGG) Council, APGN Advisory Committee dan para observer di Gili Terawangan, Sabtu malam 31 Agustus 2019 lalu mengungkapkan bahwa terdapat berbagai keunikan di sekitar gili trawangan. Salah satunya adalah munculnya sumber air tawar di tengah laut.

“Sebagaimana Bapak dan Ibu saksikan, taman laut di Gili Terawangan ini adalah yang terindah di Indonesia. Sehingga para peserta pertemuan, diharapkannya dapat menikmati suasana nyaman dan keindahan Gili Trawangan,” ungkapnya

Najmul menyadari bahwa ditengah agenda sidang UGG yang padat, mulai dari pagi hari hingga malam, tentu para tamu belum puas dapat menikmati seluruh sudut keindahan yang ada.

“Oleh karena itu, kami berharap para delegasi dapat kembali lagi mengunjungi wilayah Lombok Utara dalam situasi yang lebih santai ataupun liburan bersama dengan keluarga dan teman dari masing-masing Negara,” imbuhnya

Ia menyebut Lombok selain sangat indah, juga tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Baik sekedar untuk rekreasi dan santai bersama keluarga maupun untuk kegiatan  berinvestasi.

“Masyarakat NTB sangat Wellcome untuk itu”, pungkasnya.

Pada acara wellcome dinner tersebut, para tamu selain disuguhi beragam menu masakan internasional hingga makanan khas sasak, juga dimeriahkan dengan sajian kesenian Rudat.

Atraksi ini adalah salah satu tarian tradisional yang gerakannya seperti pertunjukan pencak silat, ada gerakan memukul, menendang, memasang kuda-kuda dan menangkis. Tarian ini umumnya ditampilkan untuk penyambutan tamu dan acara-acara penting di masyarakat. (red)

Comments

comments