PPP Sarankan RAPBD 2020 Jangan Ditetapkan Tergesa-gesa

0
77
Foto : Sekretaris Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTB, Mohamad Akri (MetroNTB/Ambakti)

Mataram, MetroNTB.com – Sekretaris Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTB, Mohamad Akri, menyarankan kepada Gubernur NTB dan DPRD NTB agar tidak terlalu tergesa-gesa dalam menetapkan APBD 2020 sebelum dilantiknya anggota DPRD NTB yang baru Periode 2019-2024.

Menurutnya, batas waktu penetapannya berdasarkan Permendagri 33/2019 masih lama. “Sebaiknya jangan tergesa-gesalah sebab nanti akan beresiko APBD NTB menjadi tidak sehat,” ujarnya di Mataram, Minggu 25 Agustus 2019.

Menurut alumni aktivis PMII Mataram ini, Gubernur harus memperhatikan apa yang menjadi aspirasi atau keinginan dari Dewan Baru. Karena merekalah yang akan menjadi patner kerja Gubernur selama lima tahun kedepan.

“‘Harus diperhatikan dan jangan tergesa-gesa menetapkan APBD 2020 ini,” kata pria yang juga terpilih menjadi anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 ini.

Akri juga mengingatkan pihak eksekutif akan pentingnya keberadaan 46 orang anggota dewan yang baru nanti dalam menjalin hubungan kemitraan dengan pihak eksekutif.

Selama lima tahun kedepan, lanjutnya pihak eksekutif akan menjalin kemitraan dengan anggota Dewan yang baru.

“Silahkan dilanjutkan, namun 46 orang anggota Dewan Yang Baru nanti tentu akan menggunakan hak interpelasinya atau hak bertanya kepada Pemerintah terkait dengan berbagai macam persoalan yang terjadi dalam pembahasan KUA PPAS dan RAPBD 2020,” tegas Akri

Apakah logis dibahas hanya dengan satu jam,” tanyanya

“Kalau tidak sesuai maka tentu kita akan stop atau hentikan untuk dilakukan evaluasi kembali meskipun sudah disetujui,” kata Akri menambahkan (Jk/Mn)

Comments

comments