KASTA Pertanyakan Soal Rekrutmen Karyawan dan CSR Angkasa Pura I

0
192
Foto : Foto : Suasana puluhan pengurus LSM KASTA NTB mendatangi Kantor PT Angkasa Pura I saat audiensi di Kantor Angkasa Pura I, Rabu 21 Agustus 2019 (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – LSM KASTA NTB mendatangi Kantor PT Angkasa Pura I untuk audiensi dan meminta klarifikasi aduan masyarakat. Pengurus LSM KASTA diterima Humas Angkasa Pura I bersama manajemen yang membidangi masalah kepegawaian dan CSR, Rabu 17 Agustus 2019.

Ketua Pembina KASTA NTB Lalu Wink Haris mengungkapkan bahwa kehadiran KASTA untuk mempertanyakan terkait mekanisme dan pola rekrutmen karyawan yang terkesan tidak transparan dan tidak maksimal mengakomodir kepentingan masyarakat Lingkar Bandara.

“Kami juga mempertanyakan soal distribusi dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang juga terkesan tertutup. Kemana diarahkan dan bagaimana dana CSR dialokasikan,” kata Lalu Wink saat dikonfirmasi MetroNTB.com

Dalam kesempatan tersebut, Lalu Wink  mengutarakan kalau persoalan rekrutmen karyawan di Angkasa Pura I ini sebenarnya isu lama.

“Selama ini masih saja terindikasi polanya tidak jelas, tidak profesional dan tidak mengakomodir kepentingan tenaga kerja di wilayah Lngkar Bisa,” tuturnya

Dikatannya, syarat yang ketat diberlakukan manajemen Angkasa Pura berdasarkan standarisasi rekrutmen pegawai berdasarkan acuan perusahaan menyebabkan peluang tenaga kerja di Lingkar Bandara tereliminasi dari orang luar.

“Maka mengantisipasi hal tersebut pihak Angkasa Pura setidaknya harus membina calon pekerja dari Lingkar Bandara,” cetusnya

“Menyiapkan kemampuan dan keilmuan untuk setidaknya mampu bersaing mendapatkan porsi dan jenis pekerjaan yang lebih pantas, bukan hanya mampu menempati posisi-posisi kasar yang tidak produktif dan menjanjikan,” kata Lalu Wink

Menyangkut dana CSR yang setiap tahun besarannya mencapai angka 1,6 miliar rupiah Lalu Wink meminta agar pihak Angkasa Pura tidak terlalu berat mensyaratkan calon penerima bantuan kemitraan usaha melalui dana CSR tersebut.

“Dengan memberi sedikit kemudahan bagi masyarakat Lingkar Bandara untuk tidak menggunakan agunan untuk sekedar mendapatkan bantuan usaha yang nominalnya tidak seberapa,” imbuhnya

Menjawab permintaan Kasta NTB manajemen AP I yang diwakili oleh

Sementara, GM Angkasa Pura yang diwakili oleh Humas Nyoman Siang menyatakan bahwa dalam proses rekrutmen pegawai Angkasa Pura akan dan tetap selalu bersandar pada Jaringan dan Juknis yang ditetapkan oleh manajemen di pusat.

“Dalam proses rekrutmen karyawan tidak ada sama sekali jual beli dan sogok menyogok. Silahkan kawan-kawan KASTA NTB membantu kami mengawasi proses seleksi karyawan. Jika ada temuan oknum yang memperjualbelikan pekerjaan di Angkasa Pura, maka kami siap mempertanggung jawabkannya.
Kami menjamin semuanya sesuai aturan dan mekanisme yang ada,” tegasnya

Sedangkan, mengenai dana CSR pihak Angkasa Pura I dengan berkoordinasi bersama Pemdes di 4 Desa Lingkar Bandara sudah berupaya semaksimal dana bantuan kemitraan dari sumber CSR bisa tersalurkan kepada masyarakat di Lingkar Bandara.

“Bantuan dari kami tidak semata hanya berupa penyediaan modal usaha saja tetapi juga ke sektor-sektor sosial seperti kesehatan berupa pengobatan gratis bagi warga dan juga pemberian paket bantuan sembako,” terangnya

Pada Angkasa Pura, lanjutnya juga sudah memberikan bantuan beasiswa kepada pelajar SMA/SMK yang berprestasi bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Lombok Tengah.

“Siswa-siswa berprestasi tersebut akan direkrut menjadi karyawan di Angkasa Pura I jika nanti mereka sudah menyelesaikan pendidikan,” tandasnya

Menanggapi pihak Angkasa Pura, Lalu Wink menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal ketat kepentingan masyarakat Lingkar Bandara karena bagaimanapun mereka sudah menyerahkan tanah yang menjadi sumber penghidupan mereka kepada negara melalui Angkasa Pura.

“Maka sepantasnya mereka dipriotitaskan dalam rekrutmen karyawan dan penerima bantuan dana CSR,” tegasnya (red)

Comments

comments