Tekan Stunting, Dikes NTB Kampanyekan Pemberian ASI Eklusif Selama 6 Bulan

0
154
Foto : Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi saat peringatan Pekan ASI Sedunia di Car Free Day di Udayana Mataram 4 Agustus 2019 (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Pada Nusa Tenggara Barat saat ini terus berupaya mewujudkan misi NTB sehat dan cerdas. Salah satunya menurunkan angka stunting atau kasus-kasus gizi buruk dan anak kurang gizi.

Untuk itu, pemerintah melakukan edukasi kesehatan dan menyerukan adanya dukungan yang masif untuk para ibu menyusui.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui Dinas Kesehatan mendorong kegiatan pemberian ASI eksklusif untuk anak usia 0-6 bulan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi saat peringatan Pekan ASI Sedunia di Car Free Day di Udayana Mataram 4 Agustus 2019.

Dikatakannya, kegiatan ASI eksklusif yang dikampanyekan ini, sejalan dengan program pemerintah provinsi untuk menekan angka stunting di NTB.

“Dalam hal ini ASI sebagai asupan pertama anak haruslah terjaga kualitasnya,” katanya

dr Eka menjelaskan bahwa pada usia tersebut anak memerlukan gizi yang baik untuk proses tumbuh kembangnya.

“Anak harus memiliki status gizi yang baik sejak baru lahir, maka Asi merupakan gizi terbaik untuk anak” tuturnya

Foto : Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi saat peringatan Pekan ASI Sedunia di Car Free Day di Udayana Mataram 4 Agustus 2019

Tidak hanya itu, dr Eka juga menekankan adanya dukungan dari anggota keluarga lainnya untuk ibu yang sedang melakukan pemberian ASI secara eksklusif dalam hal ini adalah ayah.

“Memang sudah tanggung jawab ibu memberikan ASI, namun peran ayah dan keluarga sangat diperlukan untuk mendukung secara psikologis,” ungkapnya.

Senada, Dokter Spesialis Anak, Dewi Samawati mengatakan dukungan tidak cukup diwujudkan oleh pemerintah saja, akan tetapi secara psikologis dukungan keluarga sangat berpengaruh terutama pada kualitas ASI yang diproduksi seorang ibu,selain mengkonsumsi sayuran serta buah buahan.

“Tidak cukup bagi seorang ibu hanya mengkonsumsi 4 sehat 5 sempurna untuk menyusui,namun dukungan psikis dari keluarga akan membuat produksi ASI yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya (red)

Comments

comments