Lombok Dilanda Kekeringan, ACT NTB Perluas Distribusi Air Bersih

0
275
Foto : Anggota ACT NTB saat menyalurkan air bersih di wilayah Lombok Timur (MetroNTB/Dok ACT)

Mataram, MetroNTB.com – Siklus musim kemarau telah memasuki puncaknya di Juli 2019. Kekeringan terjadi di beberapa wilayah di Pulau Lombok. Warga mulai kesulitan memperoleh air bersih. Mereka pun harus berjalan beberapa kilometer hanya untuk mendapatkan air bersih.

Aksi Cepat Tanggap Nusa Tenggara Barat (ACT NTB) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) kembali mendistribusikan kebutuhan air bersih untuk masyarakat Lombok, khususnya mereka yang tinggal di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Jumat lalu

Kepala Program ACT NTB Romy Saefudin mengatakan, Desa Sajang dan Beluk Petung menjadi wilayah dengan tingkat kekeringan terparah saat ini.

“Sejak pemulihan gempa, ACT masih menyuplai kebutuhan air warga di kedua desa tersebut,” katanya

Tidak berhenti sampai di situ, kata Romy seiring meluasnya kekeringan, ACT akan berikhtiar menambah armada untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga di beberapa desa Lombok Utara dan Lombok Timur.

“Selain itu, program Sumur Wakaf masih terus berjalan di beberapa lokasi yang dinilai sangat membutuhkan air bersih,” ungkapnya

ACT NTB melalui Global Wakaf pun tengah memetakan penambahan lokasi pengeboran Sumur Wakaf. Menurutnya, asesmen masih dilakukan di daerah Gunung Sari, Lombok Barat dan Bayan, Lombok Utara, juga di beberapa wilayah Lombok Timur.

“Sumur Wakaf ini akan dibangun untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga. Untuk lokasi yang kekeringannya tidak begitu parah akan disuplai dengan armada water tank sampai kondisi warga kembali normal,” cetusnya

Program Sumur Wakaf pun akan diikhtiarkan menjangkau Bima, Dompu, dan Sumbawa.

“Beberapa wilayah di sana juga mengalami kekeringan,” tambah Romy (red)

Comments

comments