Lebaran Topat Bagi Masyarakat Suku Sasak ? Ini Kata Kadispar Lombok Barat

0
105
Foto : Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Ispan Junaidi (MetroNTB/Romi)

Mataram, MetroNTB.com – Sudah menjadi tradisi yang telah turun temurun sejak dahulu kala, masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok akan menggelar Lebaran Topat (Ketupat, red) di hari ketujuh pada Bulan Sawwal 1440 H.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Ispan Junaidi mengungkapkan bahwa Lebaran Topat bagi masyarakat Suku Sasak disebut juga dengan Lebaran Nine (Perempuan, red).

“Lebaran Topat akan dijadikan penutup setelah menunaikan ibadah puasa sunnah Syawal,” kata Ispan mereka keterangan tertulis yang diterima MetroNTB.com

Mereka akan mengunjungi banyak tempat yang dianggap mempunyai nilai-nilai sakral. Terutama mengunjungi makam-makam yang dianggap keramat, masyarakat Muslim Suku Sasak menggelar do’a dan ruwah (syukuran) yang sering kali disebabkan oleh qaul (janji, red) demi menghormati leluhur atau cikal bakal dakwah Islam di Pulau Lombok.

Foto : Dulang pesaji saat Lebaran Topat atau Lebaran Nine di Lombok Barat (MetroNTB/Dok Humas Lobar saat perayaan lebaran Topat 2018)

“Di makam yang dianggap keramat itu, biasanya perayaan Lebaran Topat digandeng dengan prosesi ngurisang (potong rambut bayi, red) atau bahkan syukuran sunatan untuk anak-anak mereka,” tuturnya

“Saat ini, prosesi budaya tersebut sudah bergeser tidak hanya menjadi prosesi ritual kebudayaan, namun menjadi event rekreasi keluarga pasca puasa di bulan Ramadhan dan puasa Syawwal,” kata Ispan menambahkan (red)

Comments

comments