IPNU NTB Tegaskan Tolak Gerakan People Power

0
163
Ketua PW IPNU NTB Pauzan Basri

METRONTB.COM,Mataram-Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa gerakan people power atau inkonstitusional tidak dibenarkan di negara kesatuan republik indonesia. Apalagi hal itu dilakukan semata-mata karena kepentingan politik atau tidak menerima keputusan sah sesuai yang diatur dalam undang-undang demokrasi di indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat kepada media ini di Mataram, Senin (14/05/19).

Tokoh-tokoh politik nasional mestinya kata Pauzan tidak terlalu membenturkan masyarakat dengan pemerintah, apalagi membuat gerakan-gerakan yang bisa membuat negara menjadi gaduh. Tokoh politik nasional mestinya memberikan sikap negarawan yang sesungguhnya kepada publik akar rumput.

“Ayoolah, kita hormati hasil pemilu kepada lembaga penyelenggara pemilu yang sudah di bentuk melalui undang-undang. Jangan kemudian membuat opini yang menyesatkan, bahkan ingin menolak hasil pemilu hanya karena tidak menang dalam pemilu. Mari menjadi negarawan yang baik,”ungkap Pauzan.

Gerakan people power yang di keluatkan itu tambahnya, justru membuat suasana pemilu semakin tegang dan panas, mari sama-sama percayakan kepada KPU dan tunggu hasilnya.

“Mari sama-sama kita tunggu pengumuman KPU pada 22 mei 2019 yang datang. Apapun hasilnya, itu sudah merupakan kesepakatan rakyat yang di amanatkan melalui pilar demokrasi,”tegasnya.

“Kita sebagai warga negara yang baik, harus menerima siapapun yang terpilih dan berbesar hati serta kita sama-sama dukung keputusan KPU, serta menolak gerakan inkonstitusional,”pungkasnya.

Comments

comments