GPPD Lombok Utara Minta BAWASLU Disk Oknum Caleg Gunakan Money Politik

0
711
Foto: Ketua Gerakan Pemuda Peduli Demokrasi Lombok Utara (GPPD KLU) Pauzan Basri

MetroNTB.COM,LOMBOK UTARA-Pemilu Legislatif 17 april 2019 yang lalu telah usai digelar diseluruh Kab/kota di Nusa Tenggara Barat, termasuk juga Kabupaten Lombok Utara. Pada pemilu 17 april yang lalu, Kabupaten Lombok Utara kembali tercoreng oleh salah satu oknum caleg yang diduga menggunakan money politik pada jelang pencoblosan.

Melihat hal tersebut terjadi Gerakan Pemuda Peduli Demokrasi Kabupaten Lombok Utara (GPPD KLU) angkat Bicara.

Ketua GPPD Lombok Utara Pauzan Basri mengatakan bahwa, pileg merupakan ajang mencari para wakil rakyat yang nantinya akan mewakili masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya di kursi parlemen. Namun ternyata masih adanya oknum caleg yang kedapatan menggunakan segala cara untuk meraup suara banyak.

“Di dapil 1 Kecamatan Tanjung-Pemenang hari ini sudah ditemukannya oknum caleg yang diduga menggukan politik uang. Tentu ini menjadi PR besar BAWASLU untuk segera mengambil tindakan,”ungkap Pauzan kepada media ini di Tanjung, Minggu (05/05/19).

Siapapun caleg dan dari partai manapun tambahnya, BAWASLU harus menindak tegas dan memberikan sanksi kepada caleg tersebut.

“Saya minta kepada BAWASLU Lombok Utara untuk segera disk oknum caleg yang ketahuan melakukan money politik,”pintanya.

Karena money politik lanjutnya, telah merusak pola pikir masyarakat bawah.

“Jangan sampai masyarakat kita diajarkan dengan politik transaksional. Karena kasihan kami-kami yang masih muda dan punya potensi ini terhambat nanti hanya karena segelintir oknum merusak demokrasi kita di Lombok Utara,”tegasnya.

“Sekali lagi, saya meminta kepada BAWASLU Lombok Utara untuk disk oknum caleg yang kedapatan melakukan politik uang,”pungkasnya.

Comments

comments