Hortikultura Expo 2019 “Harapan Kesejahteraan Untuk Masyarakat Lombok Utara”

0
108
Humas Pemda Kabupaten Lombok Utara

Lombok Utara, MetroNTB.com – Bupati Lombok Utara, Dr H Najmul Akhyar membuka secara resmi Lombok Utara Hortikultura expo 2019, bertempat di lapangan Supersemar Tanjung, Lombok Utara, Kamis 10 April 2019.

“Kegiatan ini sebagai wadah untuk menyajikan berbagai macam komoditas yang telah dan mulai diproduksi oleh petani Lombok Utara,” ujarnya

Najmul mengatakan, Pemerintah KLU melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi kegiatan Hortikultura Expo 2019 mengangkat tema “Hortikultura Harapan Kesejahteraan Untuk Masyarakat” bisa terlaksana.

“Saya terkesan dengan lagu yang dinyanyikan rombongan dari Massey University, New Zealand,” ungkapnya

Menurutnya, lagu tersebut menyampaikan dari hati, pasti diterima dengan hati pula. “Saya menyampaikan rasa duka atas terjadinya peristiwa di New Zealand yang mengharu biru,” ucap Najmul

Pemerintah Daerah KLU berterima kasih dan menghargai apa yang sudah dilakukan oleh IFSCA untuk memajukan pertanian di KLU.

“Massey University telah mengajarkan untuk memahami bahwa ada potensi yang mesti terkoneksi satu sama lain yaitu pariwisata dan pertanian,” katanya

“Alhamdulillah, kita menjadi lebih sadar bahwa sesungguhnya pertanian KLU, apabila kita arahkan untuk memenuhi sektor pariwisata, maka sektor pertanian kita sudah menemukan pasar yang besar untuk menghidupi pasar pariwisata Lombok Utara,” tuturnya

Sementara itu, Project Leader IFSCA New Zealand Prof. Christoper Anderson merasa terhormat bisa membantu pemulihan gempa bumi di Lombok Utara. Massey University merasa bangga kerjasama dengan Universitas Mataram di KLU.

Dijelaskannya, seluruh dunia rata-rata terjadi peningkatan kebutuhan sayur dan buah segar yang berkualitas tinggi.

“Pameran ini menunjukkan bahwa buah dan sayur yang dihasilkan Lombok Utara deretan terbaik,” tuturnya

“Kami berharap kerja sama hortikultura segar selalu berhasil. Massey University menunggu keberhasilan pada masa yang akan datang,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Project Leader IFSCA NTB Prof. Taufik Fauzi mesnjelaskan bahwa program IFSCA untuk mengembangkan kemampuan petani agar bisa maju dan berkembang.

Kerja sama antara dua universitas dalam pengembangannya yaitu Massey University dan Universitas Mataram itu, tidak hanya mengembangkan produksi tetapi juga sampai ke pemasaran.

“Proyek ini telah membina 576 petani dengan peningkatan pendapatan 60 persen. Ini adalah capaian yang luar biasa terhadap kesejahteraan masyarakat. Setelah terjadinya musibah gempa yang kita alami terutama di Lombok Utara,” terangnya

“Petani awalnya susah untuk bergerak. Sementara ini setelah gempa, kami baru bangkit lagi bersama petani,” pungkasnya (red)

Comments

comments