Bangkitkan Perekonomian Warga, LazisNU Gandeng Indomaret Gelar Pelatihan UMKM

Foto : Suasana pembukaan UMKM LazisNU (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Pasca gempa yang melanda NTB beberapa waktu lalu menyebabkan banyak korban baik fisik maupun non fisik, termasuk fasilitas usaha yang menjadi penopang perekonomian masyarakat. Hal ini berakibat pada melambatnya ekonomi di NTB, selain itu juga berakibat pada meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran.

Berangkat dari hal tersebut, Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LazisNU) mengambil peran untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat NTB melalui pembinaan kelompok-kelompok usaha kecil yang terdampak.

“LazisNU menggandeng PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) sebagai perusahaan yang melakukan penggalangan donasi memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM terdampak gempa,” ujar Sekretaris LazisNU Pusat Abdurrouf, M. Hum, kemarin (5/4)

Menurutnya, pembinaan kelompok usaha dilakukan melalui kegiatan pelatihan guna menyegarkan kembali semangat untuk berusaha.

“Setelah melalui proses pelatihan, kelompok usaha binaan akan diberikan support peralatan dan modal usaha untuk mempercepat pulihnya
perekonomian masyarakat,” tutur Abdurrauf

Sementara, Branch Manager PT Indomarco Prismatama Bali-Lombok, Saptaji Prihantoro mengatakan, pelatihan ini diharapkan bisa memantapkan kembali pemahaman dan aplikasi manajemen kelompok usaha kecil dan mikro.

“Membantu kelompok usaha kecil dan mikro dalam menata kembali usaha pasca gempa,” katanya

Selain itu, diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat menengah ke bawah menuju kestabilan pasca gempa.

“Kegiatan ini sangat penting dan ini merupakan rangkaian dengan NU peduli. Kita ikhtiar untuk bisa memberikan kemaslahatan. Ini kerjasama yang perlu ditingkatkan di masa yang akan datang,” cetus Saptaji

Kepala Dinas Koperasi UMKM NTB, Drs Lalu Saswadi berharap pelatihan ini bisa memperkuat ekonomi pasca gempa beberapa waktu lalu.

“LazisNU diharapkan bisa berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Salah satu solusinya adalah wirausaha,” ucapnya

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PWNU NTB, Lalu Aksar Ansori mengungkapkan bahwa peran LazisNU sangat strategis untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan perekonomian ummat, terutama pascagempa yang melanda NTB beberapa waktu lalu.

“LazisNU secara organisasi bisa memperkuat ke cabang hingga MWC agar NU bisa berbuat banyak terhadap perekonomian masyarakat,” pungkasnya

Pelatihan ini akan diikuti oleh 76 orang peserta yang berasal dari 20 kelompok usaha kecil dan mikro yang tersebar di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur.