IPNU NTB: Lombok Post Nyindir apa nyinyir ?

Ketua PW IPNU NTB Pauzan Basri

Mataram,MetroNTB.Com-Berita harian Koran Lombok Post telah mencederai hati jamaah Nahdlyin khususnya keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Pemeberitaan yang dikeluarkan oleh koran Lombok Post per satu april 2019 yang mengatakan NU mendukung 02 membuat geram dan melukai para santri dan pemuda NU di Nusa Tenggara Barat.

Hal ini disampaikan Ketua PW IPNU NTB Pauzan Basri kepada media ini di Mataram Senin (01/04/19).

Pauzan menilai dalam berita tersebut diduga  ada unsur-unsur kesengajaan yang ingin memanfaatkan waktu dan kesempatan, karena ini di penulisan judul berita. Judulnya pun cukup besar.

“Kami menduga, ini ada unsur kesengajaan dari redaksi Lombok Post. Masak judul besar tidak di perhatikan. Meskipun sudah dilakukan permintaan maaf, akan tetapi opini yang berkembang di masyarakat pagi ini sudah membuat publik khususnya warga NU tercederai,”ungkap Ketua pelajar NU NTB ini.

Lombok Post kali ini tambah pria asal Lombok Utara ini, sudah melakukan kesalahan yang cukup besar. Bagaimana tidak, menjelang pemilu 16 hari lagi mereka sudah melakukan pembajakan opini publik. Dan itu bisa membuat warga NU menjadi terkecoh karena judul beritanya.

“Ok lah besok akan terbit permintaan maafnya, lalu bagaimana dengan orang tidak baca koran permintaan maaf tersebut. Itu akan membuat masyarakat menjadi kebingungan. Sebenarnya ada apa dengan Lombok Post? Nyinyir ataukan nyindir sebenarnya,”tegasnya.

Untuk diketahui kepada maayarakat khususnya  warga Nahdlatul Ulama bahwa berita yang beredar hari ini di koran harian Lombok Post tidak benar. Redaksi Lombok Post pun sudah melakukan permintaan maafnya kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama.