Buka Rakerda BKKBN Tahun 2019, Ini Pesan Wagub NTB

Foto : Wakil Gubernur NTB. Dr. Sitti Rohmi Djalilah membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2019, di Aruna Hotel Senggigi Lombok Barat, Selasa 26 Maret 2019 (MetroNTB/Ist)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Wakil Gubernur NTB. Dr. Sitti Rohmi Djalilah membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2019, di Aruna Hotel Senggigi Lombok Barat, Selasa (26/3)

Rapat Rutin Tahunan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTB diselenggarakan selama dua hari 25-26 Maret.

Mengawali sambutannya, Wagub Rohmi mengingatkan kembali tentang visi dan misi NTB.

“Visi NTB Gemilang, salah satu misinya adalah mewujudkan NTB sehat dan cerdas. BKKBN sangat strategis dalam membantu dan mewujudkan misi tersebut,” katanya

Rohmi mengajak peserta yang hadir untuk mulai merubah mindset dan mengedepankan pembangunan keluarga.

“Jika kita berpikir secara holistik, pembangunan keluarga sangatlah penting. Sepengetahuan saya, BKKBN Provinsi NTB memiliki sinergi yang sangat baik. Sinergi dengan seluruh stakeholders inilah yang menjadi poin penting agar menjadi satu kekuatan besar,” tandasnya

Menurutnya, membangun SDM tidak seperti membangun infrastruktur yang akan langsung terlihat hasilnya.

“Membangun SDM membutuhkan konsistensi dan tekad yang berkelanjutan, harus konsisten,” imbuhnya

Ia juga berpesan agar konsistensi koordinasi dan sinergitas yang di bangun untuk senantiasa dijaga dan ditingkatkan.

“Konsistensi itu harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Ibu-ibu dalam organisasi juga memiliki peran yang luar biasa,” cetusnya

Tidak mungkin birokrasi menjalankan perannya sendiri, lanjutnya, stakeholders lain juga harus ikut bergotong royong, tentunya dengan perannya masing-masing.

“Harapannya, sinergitas itu lebih tajam lagi,” tegas Rohmi

Lebih lanjut, dia menyinggung revitalisasi Posyandu yang sedang gencar Pemerintah canangkan.

“Kita harus melihat permasalahan mulai dari hulu, sehingga hasilnya akan kelihatan,” katanya

Untuk itulah Pemprov sedang mendorong posyandu yang ada di NTB betul-betul berdaya. Inilah Peran BKKN untuk bersinergi dengan dinas kesehatan dan stakeholders lainnya.

“Mari kita mewujudkan posyandu kita menjadi garda terdepan dalam mewujudkannya NTB yang sehat dan cerdas,” kata Rohmi menambahkan

Plh. Kepala perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Drs. Sama’an mengungkapkan bahwa kegiatan Rakerda sudah dimulai sejak kemarin, (25/3) dengan Pra Rakerda yang diikuti sebanyak 185 peserta, sedangkan hari ini, peserta diperkirakan hadir sebanyak 329 peserta.

“Peserta terdiri dari perwakilan mitra kerja Kabupaten/kota sebanyak 55 peserta, mitra kerja Provinsi sebanyak 89 peserta dan  peserta yang sudah mengikuti Pra Rakerda sejak kemarin sebanyak 185 peserta” ungkapnya

Adapun tujuan Rakerda program KKBPK Tahun 2019 ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan dukungan Kementerian /Lembaga, Pemerintah Daerah dan Mitra Kerja dalam mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui Program KKBPK yang terintergrasi.

“Dengan tema Meningkatkan Sinergitas Impelementasi Program Kerja Pusat dan Daerah dalam mewujudkan Penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas,” pungkasnya (red)