Liga NW : Kehadiran Jokowi Ke Lombok Jadi Spirit Percepatan Recovery Pariwisata

0
111
Foto : Ketua Umum Lintas Generasi Nahdlatul Wathan (Liga NW) Saiful Hadi (MetroNTB/Istimewa)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua Umum Lintas Generasi Nahdlatul Wathan (Liga NW) Saiful Hadi menilai kedatangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mempercepat recovery pariwisata dan pemulihan pascagempa Lombok NTB

“Industri pariwisata itu tidak bisa berdiri sendiri apalagi pascagempa yang menimpa Lombok,” ujarnya di Mataram, Kamis (21/3)

Saiful menegaskan, kehadiran Presiden Jokowi diharapkan akan mampu memberikan solusi untuk masyarakat setempat yang terdampak bencana alam. Karena untuk unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) harus melibatkan banyak pihak lain antara lain airlines, airport, authority, security, healty and hygiene, environment sustainability, maupun ICT dan lainnya.

“Semua yang disentuh Jokowi impact-nya sangat besar dalam recovery pariwisata Lombok,” tegasnya

Dalam kunjungannya ke korban gempa Lombok tanggal Jumat 22 Maret, Presiden Jokowi beserta rombongan akan menjadi dampak positif bagi masyarakat Lombok yang terdampak gempa 5,8 SR. Beberapa hari yang lalu, menjadi spirit baru bagi bangkitnya pariwisata Lombok.

“Dulu pemerintah pusat telah memberikan langkah percepatan me-recovery di kawasan Rinjani itu akan cepat menghidupkan pariwisata di sana,” tutur Saiful

Menurutnya, Rinjani merupaka salah satu destinasi alam yang menjadi andalan Lombok. Pariwisata di Rinjani yang sempat berdampak longsor yang belakangan ini sangat populer di kalangan wisatawan minat khusus (special interest) di seluruh dunia banyak memberdayakan masyarakat setempat.

Dikatakannya, melihat permintaan dari wisatawan mancanegara (wisman) diantaranya dari Australia dan negara lain mulai banyak, meminta pemerintah pusat memberi kepastian kapan Lombok siap menerima kunjungan wisman lagi.

“Mereka meminta agar ada percepatan recovery sehingga bisa dibuka bagi wisman. Saya sedih sekaligus gembira dan senang. Sedih karena belum berani membuka karena masih proses recovery, senang karena publik dunia meyakini bahwa proses recovery bisa cepat,” pungkasnya (red)

Comments

comments