Gubernur NTB : Stranas PK Bisa Jadi Acuan Pelaksanaan Good and Clean Governance Di NTB

0
148
Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah saat menghadiri acara pelaporan pelaksanaan Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan Korupsi sejak Oktober 2018 hingga saat ini dari dari Timnas Pencegahan Korupsi (Timnas PK) kepada Presiden RI Joko Widodo, di Istana Negara Jakarta, Rabu 13 Maret 2019 (MetroNTB/Humas Pemprov NTB)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menyatakan setuju dan mendukung gagasan terkait strategi nasional Pencegahan Korupsi.

“Stranas PK bisa menjadi acuan dan pedoman bagi pelaksanaan prinsip good and clean governance di NTB,” ujarnya, Rabu (13/3/2019)

Menurutnya, setiap penggunaan uang rakyat harus didasari pada prinsip kehati-hatian, keseriusan dan sesuai aturan.

“Ini menjadi momentum bagi para pejabat publik di NTB untuk tak boleh main-main,” tandas Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB

Pasalnya, tambahnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selalu mempunyai cara dan metode untuk menemukan kesalahan administrasi dalam setiap penggunaan dana publik.

Dikatannya, Stranas PK yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi diharapkan dapat lebih efektif mencegah korupsi di Indonesia.

“Salah satu konsep utama yang diatur, diantaranya Stranas PK sebagai arah  kebijakan nasional Pencegahan Korupsi di Indonesia,” tuturnya

Posisi Presiden RI sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan ditempatkan pada posisi sentral dalam upaya Pencegahan Korupsi tersebut.

“Sehingga seluruh rencana aksi yang sudah dituangkan diharapkan dilaksanakan secara efektif dan sinergis oleh instansi yang terkait,” pungkasnya (Red)

Comments

comments