Resmikan Ponpes Tarbiyah Islamiyyah Tanjung, Ini Pesan Gubernur NTB

0
152

Lombok Utara, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah meresmikan Gedung baru Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Senin (11/03)

Gedung yang diresmikan tersebut merupakan gedung yang dibangun baru setelah bangunan sebelumnya hancur akibat musibah gempa bumi.

Di hadapan Bupati dan ratusan masyarakat KLU, Gubernur berpesan untuk selalu memaknai kehidupan ini dengan rasa syukur.

“Hidup itu, kadang ada suka, kadang ada duka, silih berganti yang membuat hidup ini lebih indah untuk dijalani.  Namun,  di balik rasa duka itu Allah berikan yang terbaik untuk semuanya,” ujarnya

“Mudah-mudahan, dengan spirit gempa, spirit musibah, kita sikapi dengan rasa sangka baik kepada Allah SWT,  memupuk modal sosial kita, sehingga pimpinan pondok, para anak didik, para orsng tua,  dan juga masyarakat di Lombok Utara ini terus mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT,” ucapnya

Sebelumnya, Bupati  KLU, Dr. TGH.  Nazmur Ahyar, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan perhatian luar biasa untuk KLU.

“Ini merupakan bukti doa yang selama ini dikumandangkan. Tugas kita adalah merawat apa yang sudah dibangun dan ditingkatkan kemanfaatannya,” katanya

Sekarang, pihaknya sedang memikirkan hal lain, seperti pembangunan rumah,  kantor, sekolah dan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

“Kita berdo’a,  semoga semakin banyak orang baik yang akan dikirimkan dan membantu daerah kita ini,” harapnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes, H. Ahmad Hambali menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu dan memberikan sumbangan. Sehingga pembangunan gedung di Ponpes tersebut bisa terwujud.

Ia menceritakan, saat gempa mengguncang NTB, terutama Kabupaten KLU tahun lalu, para santri dan seluruh warga Ponpes sedang melaksanakan sholat isya.

“Akibat guncangan yang keras itu, seluruh warga itu lari keluar dan menuju bukit-bukit tedekat. Bahkan, sejumlah santri terlihat pingsan dan tidak sadarkan diri,” kenangnya

Guncangan gempa itu, lanjutnya, tidak hanya satu Kali. Namun, dalam semalam iti, ratusan Kali gempa mengguncang KLU. Sehingga, seluruh bangunan Ponpes itu luluh lanta dan rata dengan tanah.

“Ternyata di balik gempa itu, ada hikmahnya. Kami dikirimkan oleh Allah SWT orang-orang baik untuk membantu kami. Sehingga, sekarang kami punya gedung baru untuk belajar,” ungkap Hambali

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersyukur atas segala rahmat, hidayah dan nikmat yang dilimpahkan oleh Allah SWT. (Red)

Comments

comments