Gubernur NTB Sapa Masyarakat Hindu Di Poto Tano KSB

0
134
Foto : Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, didampingi Bupati Sumbawa Barat, Dr. H. W. Musyafirin dan sejumlah kepala OPD Provinsi NTB saat menyapa umat Hindu di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Jum'at 8 Maret 2019 (MetroNTB/Hms)

Sumbawa Barat, MetroNTB.com – Dalam lawatannya ke KSB, Jum’at (8/3) Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, didampingi Bupati Sumbawa Barat, Dr. H. W. Musyafirin dan sejumlah kepala OPD Provinsi NTB, menyempatkan diri menyapa umat Hindu di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kehadiran orang nomor satu di NTB ke Desa Kokarlian itu disambut meriah dan penuh kehangatan. Bahkan tarian khas tradisi umat Hindu, Panjibrahme menyambut kehadiran gubernur dan rombongan.

Gubernur yang pernah menjabat Ketua BEM Universitas Indonesia itu menegaskan bahwa NTB ini harus diisi oleh orang-orang yang memiliki perasaan sama. Yaitu perasaan cinta dan kasih sayang tanpa melihat warna kulit, warna rambut, suku, agama dan adat istiadat.

“Untuk hidup tenang perlu mensyaratkan cinta pada sesama,” ujar Bang Zul sapaan akrabnya

Ia menjelaskan, boleh punya keyakinan yang berbeda, punya agama dan suku yang berbeda. Namun rasa cinta itu menjadi modal sosial untuk menghilangkan politik identitas.

“Sehingga, NTB ini benar-benar nyaman untuk semua masyarakat. Serta menghilangkan perselisihan akibat hal-hal yang tidak penting,” tuturnya

Sebagai bentuk kecintaannya kepada masyarakat Hindu, Bang Zul kemudian menawarkan beasiswa Kuliah di UTS hingga selesai.

“Kalau ada 50 orang anak-anak Hindu yang ingin Kuliah di UTS, saya kasih beasiswa kuliah hingga selesai,” tuturnya disambut tepuk tangan senang umat Hindu yang hadir.

Sebelumnya, Pergurus adat Umat Hindu Kokarlian, I Wayan Murta menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Gubernur NTB di desanya.

Ia mengaku bangga dengan rasa mengayomi Gubernur kepada semua masyarakat NTB tanpa mengenal suku dan agama.

“Sangat terima kasih, karena hari ini adalah hari bersejarah bagi kami. Ini pertama kali orang nomor satu di NTB ini bisa hadir di Desa kami,” cetusnya

Selama ini, kata Wayan, umat Hindu desa
Kokarlian sangat puas dengan bantuan pemerintah, terutama membantu pembangunan kembali rumah yang rusak akibat gempa tahun lalu.

“Umat Hindu di Desa Kokarlian berjumlah sekitar 300 KK. Mereka ini hidup berdampingan dan damai dengan umat lain. Kami diperlukan sama,” pungkasnya (Red)

Comments

comments