Pengurus JKSN Diminta Solid Menangkan Jokowi-Ma’ruf

0
103
Foto : Ketua Jaringan Kiyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi NTB Dr. TGH Hazmi Hamzar (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua Jaringan Kiyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi NTB Dr. TGH Hazmi Hamzar meminta agar seluruh pengurus dan simpatisan JKSN tetap solid dalam memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Jangan ada perbedaan pandangan politik setelah keluar dari ruangan pelantikan.

”Jangan bawa berita abu-abu, jangan ada khilafiyah lagi. Cukup yang kemarin-kemarin ada khilafiyah, kalau sudah di dalam ruangan ini dan setelah keluar nanti tak ada lagi perbedaan pendapat politik,” ujarnya

Tuan Guru Hazmi menekankan agar pelaksanaan politik dilaksanakan dengan sejuk dan membawa kedamaian.

Karena itulah, kami minta kepada Kapolda NTB agar menolak adanya orang dari luar NTB yang ingin berdakwah atau mengajak berpolitik dengan menebar kebencian,” imbuhnya

”Tidak boleh masuk ke NTB orang-orang yang mau mengadu domba. Kita meminta melalui Kapolda jangan beri izin masuk orang yang ingin mengacaukan NTB,” sambung

Tuan Guru Hazmi berharap agar JKSN tidak berhenti sampai bulan April mendatang, namun organisasi ini harus tetap hidup dan aktif sebagai wadah komunikasi antar pengurus Pondok Pesantren agar sama-sama berkembang.

“JKSN akan menjadi wadah silaturahmi antar semua Pondok Pesantren di NTB,” cetusnya

Di Bulan Maret ini, setiap pengurus JKSN tingkat Kabupaten/Kota akan membentuk masing-masing 1000 relawan. Sehingga di 10 Kabupaten/Kota akan ada sebanyak 10 ribu relawan JKSN yang siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Jika 10 ribu relawan itu sudah terbentuk, saya akan segera lapor Presiden untuk datang ke NTB guna meresmikan 10 ribu kader JKSN di NTB,” tutur Tuan Guru Hamzi

Ditambahkan, anggota JKSN adalah kiai dan santri-santri NU yang memiliki satu komitmen untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

”Saya mau menjadi ketua JKSN jika dipisahkan NU dengan ormas lain. Bukan berarti kami ingin beda, namun kami ingin hasil kerja-kerja kami kelihatan di tingkat pusat,” kata Tuan Guru Hamzi menambahkan (Red)

Comments

comments