Irzani Dorong Organisasi Kepariwisataan Berikan Pelatihan Masyarakat Desa Wisata

0
150

Mataram, MetroNTB.com – Calon Anggota DPD RI Nomor Urut 30, H Irzani mendorong organisasi kepariwisataan dan Dinas Pariwisata di NTB memperkuat kolaborasi memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat di Desa Wisata.

“Potensi destinasi baru dan desa wisata di Lombok harus terus didorong pertumbuhannya,” ujar Irzani, Sabtu (2/3)

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar “Roti Pariwisata” yang kelak datang di saat MotoGP mulai diselenggarakan di Lombok, bisa terdistribusi dan dirasakan juga oleh masyarakat Lombok.

“Semangat kepariwisataan kita tentu harus berpihak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Desa wisata ini bisa jadi jawaban, agar “Roti Pariwisata” yang besar bisa terdistribusi bagi masyarakat,” kata Irzani

Ia menjelaskan, berdasarkan catatan setiap kali event MotoGP digelar akan mampu menarik tak kurang dari 150 ribu wisatawan yang datang.

“Dalam kurun dua tahun sejak sekarang pembangunan hotel dan sarana amenitas juga terus dikebut di Lombok,” terangnya

Dengan kesiapan masyarakat dan desa-desa wisata, lanjut Irzani, ribuan wisatawan dari berbagai negara yang datang bisa memiliki banyak pilihan berwisata, saat datang ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP.

“Bukan hanya menjual amenitas homestay dan keindahan desa, desa wisata juga mampu menjadi penggerak ekonomi di sektor UMKM misalnya kerajinan dan industri kreatif,” cetusnya

Irzani menambahkan, program 1000 pemuda NTB sekolah ke luar negeri, hendaknya juga mengakomodir pelajar dan mahasiswa yang berminat di bidang kepariwisataan.

“Program pendidikan ke luar negeri ini sudah sangat baik. Akan semakin bagus kalau kepariwisataan juga diakomodir dan didorong,” tambahnya

Hal ini bisa dilakukan dengan mengakomodir pihak Ponpes yang ada di Lombok. Para santri dan santriwati yang berbakat dan punya minat kepariwisataan bisa ambil bagian.

“Setelah menempuh pendidikan kepariwisataan di luar negeri, maka para lulusan ini bisa kembali ke Lombok dan menularkan ilmunya ke yang lain. Mereka juga bisa ditempatkan di desa wisata untuk mendampingi dan membina pengembangan desa wisata tersebut,” pungkasnya (Red)

Comments

comments