Punya Potensi Strategis, PKB : Pemda NTB Perlu Beri Stimulan dan Investasi SDM

0
Foto : Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) H Lalu Hadrian Irfani (MetroNTB/Istimewa)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) NTB H Lalu Hadrian Irfani menilai Pondok Pesantren (Ponpes) punya potensi strategis. Menurutnya, apalagi selama ini masih muncul stigma Pesantren sebagai lembaga pendidikan “kelas dua” dan identik dengan santri yang kurang mampu.

“Dalam kerangka membangkitkan marwah dan prestise Ponpes di NTB, Pemda NTB perlu memberikan stimulan terkait dengan program investasi SDM untuk pesantren,” katanya Lalu Hadrian, Minggu (24/2)

Menurutnya, kepedulian Pemda NTB dalam penggalian bakat multitalenta bisa diwujudkan dalam tindakan praktis seperti secara periodik adakan lomba cipta karya orang genius, fasilitasi maupun memberikan super visi untuk orang orang multi talenta tersebut.

“Orang jenius karena bakat alaminya pasti banyak di NTB, termasuk di pesantren. Masalahnya adalah kemampuan para stakeholder di NTB untuk menggali dan menelisik keberadaan orang-orang jenius ini,” tutur Bendahara PP RMI atau Rabithan Ma’hid Islamiyah


Dikatannya, di negara-negara maju, orang-orang dengan talenta khusus dan jenius sangat dicari. Bahkan beberapa lembaga pemerintahan dan NGO ada yang secara khusus melakukan hal ini.

“Mereka khusus mencari dan mentracking orang yang memiliki bakat otodidak,” kata Lalu Hadrian

Ia menjelaskan lebih lanjut, sumber daya di Pesantren tak bisa diremehkan. Misalnya saja, jika seorang santri muda sudah mampu hafizd Al Qur’an, maka ini indikasi ia memiliki bakat dan kemampuan lebih.

“Ini kemudian yang harus dikelola dan ditelisik bakat dan kekuatan sesungguhnya dari santri tersebut,” tandasnya

Lombok yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid tentu memiliki SDM yang tersembunyi di setiap Pesantren yang perlu diamati individu-individunya.

“Kecakapan menangkap bakat dan skill ini salah satu upaya untuk menggali potensi lokal agar kelak mampu bersaing,” kata Hadrian menambahkan (Red)

Comments

comments