Bilelando Resmi Jadi Desa Wisata Bahari

0
122
Foto : Suasana peresmian Desa Wisata Bahari Belikando (MetroNTB/Dik Humas)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah resmi menjadi Desa Wisata Bahari. Peresmian tersebut dilakukan oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah didampingi istri Hj NikenSaptarini Widyawati dan Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT, kemarin (17/2/2019)

“Keberhasilan pariwisata sangat ditentukan oleh lingkungan yang besih dan sehat serta didukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang maju,” kata Gubenur mengawali sambutannya

Bang Zul sapaan akrab Gubenur NTB ini mengingatkan, selain keindahan alam dan kebersihan lingkungan, Sumber Daya Manusia (SDM) hal yang utama untuk kemajuan pariwisata.

“Dengan diresmikannya Desa Wisata Bahari ini, kedepan diharapkan Desa Bilelando akan menjadi desa yang maju, sejahtera, bersih dan indah,” tegasnya

Pemerintah Provinsi, lanjutnya akan siap dan selalu mendukung segala kebutuhan demi kemajuan desa wisata bahari Bilelando ini.

“Yang paling penting, harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menyiapkan toilet-toilet umum bagi para wisatawan walau sederhana dan tidak perlu mewah,” tuturnya

Terkait Sumber Daya Manusia untuk kemajuan desa wisata ini kedepan, bang Zul meminta kepada Kementerian Pariwisata Bahari, agar memberikan jatah bagi pemuda-pemuda di Desa Bilelando ini, untuk mendapatkan bea siswa program belajar keterampilan Bahasa Inggris dan memperdalam keilmuan di bidang wisata bahari.

Sementara, Deputi Bidang SDM, Iptek  dan Budaya Kementerian Koordinator Kemaritiman Dr Andreas Patria, mengagumi dan memberi penghargaan kepada masyarakt Bilelando yang memilki semangat kuat untuk maju.

“Alhamdulillah semangat masyarakat dan pemerintah yang mendukung adalah modal utama untuk kemajuan pembangunan” katanya

Patria berharap demi kemajuan desa wisata ini dibutuhkan sinergi semua pihak agar apa yang dicita-citakan bisa berjalan dengan baik.

Untuk itu, pihaknya menghimbau pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lombok Tengah, untuk menjamin kesinambungan pariwisata daerah disyaratkan menyelesaikan tata ruang terlebih dahulu agar penataan objek wisata di daerah ini menjadi lebih baik

“Kedepan kami mengharapkan kegiatan internasional tidak hanya dilaksanakan di Bali dan daerah lainnya namun juga akan diprogramkan di objek-objek pariwisata di NTB,” pungkasnya (Red)

Comments

comments