Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB Akui Lalai Monitor Kasus Rabies

0
Keterangan foto : Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Hj Budi Septiani (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Hj Budi Septiani mengakui pihaknya lalai terhadap kasus rabies yang menimpa NTB, khususnya Kabupeten Dompu.

“NTB sudah bebas rabies 2017. Tapi kami akui lalai, sehingga begini sekarang,” akuinya saat silaturrahim Wakil Gubenur NTB dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional tingkat Provinsi NTB, Rabu (6/2)

Ia menjelaskan, Rabies sendiri bukanlah penyakit baru di Indonesia tetapi sudah lama, maka masyarakat harus diberikan edukasi dan pemahaman yang utuh soal rabies ini.

“Sampai hari ini, ada 2.217 ekor anjing yang divaksin dari populasi 9 ribuan. Anjing liar lebih banyak, itu yang kita waspadai,” imbuh Budi Septini

Dikatannya, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya rabies di kabupaten/kota di NTB, diantaranya mengirim surat kewaspadaan kepada seluruh kepala Dinas Peternakan di kabupaten/kota se- NTB, menggelar rapat koordinasi.

“Kami sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tanggal 25 Januari 2019 tentang larangan pemasukan dan pengeluaran hewan penular rabies di Pulau Sumbawa dan lain-lain,” terangnya

Untuk meminimalisir kembali kasus rabies, sambung Budi Septini juga telah dilaksanakan sosialisasi di seluruh kecamatan di Kabupaten Dompu.

“Kalau Dompu itu ada 8 kecamatan, sebanyak 7 kecamatan sudah terkena rabies dan kecamatan yang tidak,” katanya menambahkan (Mn/M1)

Comments

comments