Ini Cara HBK Edukasi Dan Tingkatkan Partisipasi Pemilu Damai 2019

0
160
Keterangan Foto : Caleg DPR RI dari Partai Gerindra nomor urut 1 Dapil NTB II atau Pulau Lombok H Bambang Kristianto (HBK) bersama Wing Sentot Irawan, seniman bersepeda di ruang HBK Center di Mataram (MetroNTB/Did)

Mataram, MetroNTB.com – Untuk mengedukasi dan meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pemilu Damai 2019, sekaligus untuk menyerap aspirasi dan harapan masyarakat NTB di setiap wilayah, Caleg DPR RI dari Partai Gerindra nomor urut 1 Dapil NTB II atau Pulau Lombok H Bambang Kristianto (HBK) akan menggelar “Duta Gowes HBK Keliling Pulau Lombok”.

“Kami akan menggelar ‘Duta Gowes HBK Keliling Pulau Lombok” pada 1 Februari 2019 mendatang,” ujar Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK), Minggu (27/1)

Dikatannya, kegiatan ini akan menggandeng sosok Wing Sentot Irawan, seniman bersepeda, sebagai Duta Gowes HBK keliling Pulau Lombok.
Seniman kawakan NTB ini, sebelumnya pernah berkeliling Indonesia dengan Mr. Yo’i, sepeda merek Ekstrada milik kesayangannya.

Bersama Mr. Yo’i, Sentot pernah membawa misi “Peduli dan Cinta Lingkungan” pada 2014 silam, dengan menjelajahi tiap Provinsi yang ada di Indonesia.

Kegiatan gowes ini juga dilakukan dalam rangka memetakan masalah-masalah yang harus menjadi prioritasnya, apabila nanti Dia berhasil menjadi anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok ini utamanya masalah-masalah yang ada di sektor pertanian.

“Jadi, mas Sentot, seniman bersepeda ini, akan keliling Pulau Lombok selama 30 hari untuk menyerap aspirasi dan keluhan dari masyarakat, sekaligus memetakan masalah-masalah yang ada di setiap Kabupaten dan Kota yang disinggahi, terutama aspirasi petani dan masyarakat kecil,” terang HBK, kemarin (26/1)

HBK menuturkan, selain menyerap aspirasi dengan kegiatan Gowes Keliling Lombok. Ia juga berharap agar kegiatan ini bisa dijadikan media untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi hak politik kepada masyarakat, agar mau menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 nanti.

Salah satu yang ditekankan adalah bahwa suara masyarakat itu akan mempengaruhi kehidupan ekonomi, sosial, politik dan kesejahteraa mereka selama lima tahun ke depan.

“Kita coba edukasi masyarakat P. Lombok ini agar mau menggunakan hak politik mereka, dan bagaimana caranya untuk bisa menjadi pemilih cerdas. Sebab, pilihan mereka akan mempengaruhi kehidupan mereka lima tahun ke depan,” tandasnya

Menurut HBK, pendidikan politik memang harus dilakukan bukan saja oleh institusi penyelenggara Pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu, tetapi juga oleh Parpol dan masyarakat luas termasuk para Caleg dan relawan2.

Sejauh ini, masih banyak masyarakat yag bersikap acuh dan enggan peduli dengan politik. Padahal, disadari atau tidak, setiap sektor kehidupan masyarakat ditentukan dan dipengaruhi kebijakan-kebijakan politik.

“Harga beras, harga sembako dan BBM, itu semua ditetapkan berdasarkan kebijakan politik. Jadi, masyarakat harus benar-benar disadarkan untuk memilih calon-calonnya yang memang layak untuk dipilih karena memiliki semangat perjuangan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil atau wong cilik”, katanya.

Kegiatan Duta Gowes HBK Keliling Lombok juga akan mengkampanyekan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang damai, jujur dan bermartabat.

“Dan yang pasti, juga akan ada kampanye anti Hoax dan anti politik uang,” pungkasnya (*)

Comments

comments

adv pemprov