Bupati Janji Akan Segera Perbaiki Jembatan Cemare

0
120
Keterangan Foto : Kondisi jembatan Dusun Cemare Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar (MetroNTB/Ist)

Lombok Barat, Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid bersama Kepala Dinas PUPR I Made Arthadana dan Camat Lembar Hasanuddin memenuhi undangan masyarakat untuk melihat langsung kondisi satu-satunya jembatan penghubung ke dusun yang terpisah laut di Dusun Cemare Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar, kemarin (23/1).

Jembatan kayu tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Di bangun pasca 2004, saat ini konstruksi struktur kayu dan baja sudah mulai lapuk dan berkarat. Bahkan papan-papan baloknya sudah banyak yang patah dan rusak.

Akibatnya, jembatan yang memiliki dua jalur untuk mobil, motor, dan pejalan kaki itu pun berlubang sana sini. Warga hanya mampu berinisiatif melakukan tambal sulam dengan kayu balok seadanya atau menutup rongga lubang dengan plat besi yang juga sudah berkarat.

“Kondisinya sudah sangat membahayakan. Padahal intensitas warga yang lewat jembatan ini cukup tinggi,” keluh Sahab, seorang warga yang aktif di Kelompok Sadar Wisata Cemare Tebel itu.

Di samping karena ada warganya yang memiliki kendaraan roda empat, jembatan itu pun menjadi satu-satu akses bagi masyarakat luar (daratan, red) untuk mengunjungi kawasan Cemare yang memiliki pantai dan menjadi salah satu destinasi wisata di Lombok Barat.

“Pantai kita ini Pantai terbuka. Jadi potensial dikunjungi oleh semua orang. Bahkan di sini sudah ada dua penginapan yang sudah beroperasi,” kata Sahab.

Sahab mengaku pantai Cemare itu sangat ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

“Bisa ratusan mobil yang lewat di Jembatan ini,” terangnya

Masyarakat yang menemui Bupati memohon kepada Pemerintah Daerah agar bisa memperbaiki jembatan tersebut.

“Tolong kami dibangunkan permanen, beton, dan bisa diperlebar. Biar Dump Truck juga bisa masuk karena harga material bangunan menjadi bertambah untuk biaya langsir,” pinta Sekretaris Desa Lembar Selatan, Asrok.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid sangat mengapresiasi aspirasi warganya. Fauzan berjanji untuk jangka pendek, pihaknya akan memperbaiki kerusakan jembatan tersebut.

“Sedangkan untuk perbaikan atau pembangunan yang lebih permanen, akan dikaji dulu terkait dengan penataan kawasan juga. Pantai ini kan destinasi wisata kita,” ujar Fauzan.

Ke depan, menurut Fauzan, Dinas PUPR akan rembug dengan masyarakat untuk desain penataannya agar lebih menunjang dalam pengembangan pariwisata.

Untuk diketahui, kawasan Pantai Cemare ini memiliki potensi besar untuk wisata bahari. Di samping pantai yang dekat dengan teluk Lembar, kawasan ini pun bisa mengembangkan eco-wisata mangrove.

“Kita berharap potensi wisata bisa berkembang, karena potensinya sudah ada. Eco wisata itu riil, bukan mimpi lagi,” pungkas Sahab.

Saat ini, kawasan wisata mangrove yang luasnya sampai belasan hektar ini tidak hanya menjadi lahan proyek pengembangan ekonomi bagi warga pesisir di Lombok Barat, namun juga menjadi wisata edukatif. (*)

Comments

comments

adv pemprov