HBK : Sekolah Tani Strategis Untuk Menjawab Masalah Krisis Petani

0
153
Keterangan Foto : Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra sekaligus Calon Anggota DPR RI dapil Pulau Lombok H Bambang Kristiono (HBK) bersama isteri Hj Dian Bambang Kristianto saat meninjau hasil panen petani bawang merah (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Konversi lahan pertanian yang semakin menyempitkan lahan produk pertanian, Indonesia juga menghadapi tantangan menurunnya animo partisipasi generasi muda di sektor pertanian.

Semakin berkurangnya angkatan kerja di sektor pertanian, akan berbuntut kepada krisis petani yang dalam kurun waktu beberapa dekade ke depan bisa mengancam kedaulatan pangan bangsa Indonesia

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H Bambang Kristiono (HBK) menyatakan, untuk menghadapi masalah ini diperlukan sebuah upaya strategis. Seperti membangun sekolah rani

Menurutnya, sekolah rani merupakan salah satu upaya yang harus mulai diinisiasi sebagai sistem terpola untuk regenerasi petani.

“Saya pikir harus ada upaya kongkrit menjawab masalah krisis petani ini. Salah satunya dengan membentuk sekolah tani,” kata HBK, Minggu (20/1)

Di jajaran Partai Gerindra, kata HBK, kaum muda yang tergabung dalam Gerindra Masa Depan (GMD), akan didorong untuk menjadi inisiator-inisiator Sekolah Tani di sejumlah daerah termasuk di wilayah NTB ini.

“GMD merupakan para kader muda Partai Gerindra yang telah melalui pendidikan ideologi Partai yang diproyeksikan sebagai pemegang tongkat kepemimpinan atau regenerasi Partai Gerindra,” cetus HBK (*)

Comments

comments