Disdag Pastikan Bahan Makanan Pokok Di Pasar Di NTB Aman Dan Terkendali

0
206
Keterangan Foto : Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani saat memberikan penjelasan soal harga bahan makanan pokok (Bapok) kepada Gubenur NTB, Dr Zulkieflimansyah di Pasar Kebon Roek 8 Januari 2018 (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Dinas Perdagangan Nusa Tenggara Barat (NTB), Dra Hj Putu Selly Andayani memastikan di awal tahun 2019 harga kebutuhan pokok di pasar masih stabil dan terkendali, tidak terjadi kenaikan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Hasil pantauan kita di pasar rakyat masih aman dan masih dalam batas kewajaran,” ujarnya kemarin usai kunjungan ke Pasar Kebon Roek mendampingi Gubenur  NTB, kemarin (8/2)

Selly menuturkan, harga beras premium di NTB masih pada kisaran 11.000 per-kilogram. Harga beras non premium 9.000 per kilogram. Kemudian harga cabai rawit, sebelumnya 25.000, naik menjadi 30.000. Bawang merah, dari 30.000 naik menjadi 33.000 ribu. Bawang putih dari 18.000 naik menjadi 20.000 ribu, telur ayam dari 45.000 naik menjadi 48.000.

“Satgas Pangan baru akan melakukan tindakan, kalau harga sudah jauh diatas batas kewajaran, makanya jangan main-main dengan harga,” tegas Selly

Ditambahkannya, jika ada lonjakan harga yang terjadi pada bahan makanan pokok Maka itu lebih disebabkan karena permintaan dari masyarakat yang cukup tinggi, namun pihaknya memastikan bahwa stok masih aman dan terkendali

“Dengan stok yang aman, maka untuk harga apapun bisa tetap terkendali,” cetus

Pihaknya pula yang memberikan perhatian, bagaiamana mengamankan ketersedian bahan makanan pokok dan stabilitas harga di pasar.

“Stok itu harus aman, kalau stok aman, otomatis harga di pasaran juga stabil,” pungkasnya (Mn/M1)

Comments

comments

adv pemprov