Sebanyak 46 Pengurus Buat “Mosi Tidak Percaya Kepada Ketum BPD HIPMI NTB

0
824

Mataram, MetroNTB.com – Sebanyak 46 orang Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Nusa Tenggara Barat (BPD HIPMI NTB) bersama 9 (Sembilan) Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) dari 10 BPC HIPMI di NTB membuat mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI NTB.

Mosi tidak percaya tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang telah ditandatangani di atas materai Rp 6000 oleh masing-masing pengurus (46 orang) BPD HIPMI NTB bersama 9 Ketua BPC NTB.

Sebanyak 9 Ketua BPC memberikan mandat kepada mantan Ketum Sultan Kertapai dan mantan Sekum Lalu Azril Sopandi adalah Ketua BPC HIPMI Kota Mataram, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Lombok Barat, ketua BPC HIPMI Kabupaten Lombok Utara, ketua BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa Barat, ketua BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa, ketua BPC HIPMI Kabupaten Dompu, ketua BPC HIPMI Kota Bima, dan ketua BPC HIPMI Kabupaten Bima.

‘’Alhamdulillah dari sekitar 68 orang yang masuk dalam kepengurusan BPD HIPMI NTB, sekitar 46 orang yang telah menandatangani surat pernyataan mosi tidak percaya kepada Ketum BPD HIPMI NTB,” kata Sekretaris Umum BPD HIPMI NTB, Lalu Martoyo kepada wartawan saat konferensi pers di Hotel Santika Mataram, Rabu (02/1/2019).

Sedangkan 1 ketua BPC yakni ketua BPC HIPMI Kabupaten Lombok Timur tidak ikut menandatangani surat pernyataan mosi tidak percaya itu, karena memang untuk ketua BPC Kabupaten Lombok Timur kita anulir.

Dijelaskannya bahwa berkas surat pernyataan mosi tidak percaya terhadap ketum BPD HIPMI NTB itu telah diserahkan oleh Sekum BPD HIPMI NTB, Lalu Martoyo kepada pihak Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI di Menara Bidakara 2 Lt. 8, Jalan Jend. Gatot Subroto Kav.71-73 Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/12/2018) lalu, sekitar pukul 11.30 WIB.

“Berkas surat pernyataan mosi tidak percaya itu diterima oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wajen) BPP HIPMI, Umar A. Lessy, didampingi Harmen Saputra Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMIH dan Sekretariat Eksekutif (SE) BPP HIPMI Fifi, serta disaksikan oleh Anggota Dewan Pembina yang juga Mantan Sekum BPD HIPMI NTB, L Azril Sopandi, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan BPD HIPMI NTB, Lalu Muhammad Iswadi Athar,” tutur Martoyo

Dalam kesempatan itu, lanjutnya hadir pula Ketua Dewan Kehormatan BPD HIPMI NTB, H Yudistira Capriadi, dan Ketua Dewan Pembina BPP HIPMI, Raja Sapta Oktohari.

“Intinya, BPP HIPMI mendorong untuk segera melakukan penyelamatan terhadap organisasi yang telah diatur dalam buku pedoman organisasi (PO) HIPMI dan kaidah-kaidah konstitusional organisasi HIPMI,” tandasnya

Martoyo memaparkan, adapun alasan para pengurus BPD HIPMI NTB dan 9 ketua BPC HIPMI di NTB melakukan mosi tidak percaya terhadap Ketua BPD HIPMI NTB diantaranya

Pertama, tidak terselesaikannya SK kepengurusan BPD HIPMI NTB terhitung dari tanggal 4 Mei 2018 sampai 13 Desember 2018 (delapan bulanan).

Kedua, tidak terselesaikannya KTA bagi anggota baru sesuai janji Ketum BPD HIPMI NTB.

“Dalam menjalankan roda organisasi, setiap keputusan yang diambil tidak melalui mekanisme rapat Badan Pengurus Harian (BPH) maupun rapat Badan Pengurus Lengkap (BPL) HIPMI NTB,” paparnya

Kempat, penggantian struktur kepengurusan BPD HIPMI NTB. Kegiatan Lombok Peart Heritage Jurney (LPHJ) 2018 yang diadakan tanggal 15 Desember 2018 di Sekotong, Lombok Barat, yang tidak melalui mekanisme organisasi. Sebab, acara tersebut membawa nama BPD HIPMI NTB.

“Masalah pengiriman delegasi LEMHANNAS yang dikirim tidak memenuhi kriteria, dikarenakan tidak mengikuti Diklatda yang diadakan BPD HIPMI NTB dan di Surat Mandat tersebut ada tanda tangan Sekretaris Umum BPD HIPMI NTB, Lalu Martoyo yang dipalsukan,” katanya

Kelima, banyaknya invoice-invoice tagihan hotel-hotel yang tidak dapat diselesaikan dan tanpa sepengetahuan pengurus-pengurus BPD HIPMI NTB yang lain.

“Karena itu, kami dari pengurus BPD HIPMI NTB dan 9 ketua BPC HIPMI di NTB memandang perlu untuk mengambil langkah-langkah organisasi dengan melakukan ‘’Mosi Tidak Percaya’’ terhadap Ketum BPD HIPMI NTB, Sawaludin dengan segera melakukan Musdalub/Karateker terhadap ketum BPD HIPMI NTB tersebut,” tegas Martoyo

“Atas dasar tersebut, kami mohon kepada BPP untuk menunjuk karateker untuk ketum BPD HIPMI NTB, guna melakukan persiapan pelaksanaan Musdalub dengan harapan di bawah kepemimpinan ketum yang baru nanti, bisa membawa organisasi BPD HIPMI NTB ini ke arah yang lebih baik dan maju,” pungkasnya (Mn/Ar)

Comments

comments