Menko PMK Puji Program Inovasi Lombok Barat

Foto : Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi saat acara launching Inovasi Pelayanan Publik secara nasional yang diselenggarakan, di Sea View Senggigi, Lombok Barat, Kamis, 8 September 2022 (MetroNTB.com/Humas)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi mengapresiasi program inovasi pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Demikian disampaikan Muhadjir Effendi saat acara launching Inovasi Pelayanan Publik secara nasional yang diselenggarakan, di Sea View Senggigi, Lombok Barat, Kamis, 8 September 2022

“Program program inovasi pelayanan publik yang dimiliki oleh Lombok Barat sangat luar biasa,” puji Muhadjir

Menurut dia, hal ini sesuai dengan program program nasional yang telah ditetapkan dan diluncurkan oleh Pemerintah Pusat.

Adanya program ini dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menjadi terobosan dan inovasi yang memiliki manfaat dan pengaruh yang besar dalam pembangunan manusia.

“Program program Lombok Barat ini menjadi prestasi dari Bupati Lombok Barat bersama jajarannya yang diharapkan dapat memberikan dampak siginifikan dalam pelaksanaan pembangunan,” tutur Muhadjir

Dia menilai inovasi Lombok Barat ini mendukung program nasional dalam penurunan dan pengendalian stunting. Program sistem pemantauan Kesehatan bayi baru lahir berbasis Keluarga (SiPekaBusiska) menjadi salah satu langkah atau program penting dalam mensukseskab program nasional pengendalian stunting.

Stunting ini, kata Muhadjir perlu dipantau saat bayi tersebut masih dalam kandungan. Yaitu melalui lingkar kepala atau otak. Karennya 1000 hari pertama atau awal kehidupan itu sangat penting.

“Stunting itu perlu dilihat dan dipantau dari awal saat kehamilan dengan melihat lingkar otak,” ujarnya.

Selain itu, progran Gerakan Anti Merariq Kodeq (Gama) menurut Muhajdir sangat penting dalam upaya mengendalikan pertumbuhan penduduk.

“Pencegahan usia pernikahan dini ini diharapkan dapat menekan laju pertumuhan penduduk,” cetusnya

Muhadjir berharap agar program ini bisa sukses dan dapat mencegah siswa siswi untuk menikah dini sehingga tidak putus sekolah.

Program Akselerasi Peningkatan Rata Rata lama sekolah (Selaras) menurut Muhadjir menjadi salah satu indikator dalam penentuan tingkat IPM.

Dia berpesan agar Bupati dan jajarannya terus melakukan inovasi terhadap program pelayanan publik.

 

“Program program inovasi yang dimiliki Lombok Barat ini sangat tepat untuk diadopsi. Kalau semua daerah memiliki program pelayanan publik seperti Lobar, saya optimis Indonesia dapat menjadi negara maju di 2045,” ucap Muhadjir

Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid menjelaskan bahwa tiga program ini adalah program inovasi pelayanan publik Lombok Barat.

Menurut dia, hal ini menjadi program penting dalan menunjang pelaksanaan program Nasional. Seperti pengentasan stunting, pencegahan pernikahan dini serta peningkatan rata rata lama belajar.

“Instrumen-instrumen dalam program inovasi daerah ini menjadi bagian dalam melaksanakan program nasional. Tentu ini inovasi pelayanan yang kami laksanakan di Lombok Barat dalam melaksanakan program pemerintah secara menyeluruh,” tutur dia

Inovasi ini dapat dilaksanakan karena kolaborasi dan kerjasama berbagai pihak. Semangat kolaborasi dan kebersamaan ini menjadi kunci penting dalam melaksanakan inovasi ini.

Fauzan berharap agar Menteri PMK dapat memberikan dukungan penuh pada program inovasi yang dilakukan oleh Lombok Barat.

“Kami berharap pak menteri dapat mendukung penuh Program Gamak, Selaras dan si Peka Bu Siska. Tentu dukungan pak menteri akan mempermudah pelaksanaan kegiatan ini,” harap dia (Ian/Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here