Yatim Piatu di Lombok Tengah akan Disekolahkan Gratis

Foto : Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi dan pembekalan untuk memantapkan data anak yatim (MetroNTB/Hamzan Wadi)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Tim pendata yatim piatu yayasan peduli yatim piatu dan dhuafa tersenyum Kabupaten Lombok Tengah menggelar rapat koordinasi dan pembekalan untuk memantapkan data anak yatim.

Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Wildan mengatakan, tim ini direkrut oleh Dinsos Loteng sekitar empat bulan yang lalu.

“Fungsinya untuk melakukan pendataan masalah penyandang sosial. Ada 26 jenis persoalan sosial, akan tetapi yang didahulukan adalah anak yatim dan lansia,” ungkapnya, Kamis 4 Agustus 2022

Wildan menjelaskan beberapa tahun yang lalu sudah dibuatkan Perbup hari rahman rahim day yang dicetuskan oleh Pemda yang sudah diakui pemerintah pusat.

“Rahman rahim day ini akan kita laksanakan pada 10 Muharam. Kita menyantuni anak yatim piatu,” tuturnya

“Di Lombok Tengah tercatat sekitar 11.115 jumlah anak yang sudah didata yang akan disantuni pada tanggal 10 Muharram,” lanjut Wildan

Ketua Yayasan peduli yatim piatu dan dhuafa tersenyum Lalu Pathul Bahri mengatakan, korelasi yayasan dengan yatim piatu ini mempunyai dasar pemikiran, ingin mengangkat 139 honorer untuk mencatat mutasi keluar masuknya yatim piatu.

“Data yatim piatu selama ini tidak pernah kongkrit, kadang pernah 16.000, 5000 dan sebagainya. Sehingga tim pendata ini kedepannya betul – betul mampu mendata secara kongkrit,” pinta Bupati Lombok Tengah itu

Pathul menginginkan kedepan untuk menyekolahkan seluruh anak yatim piatu secara gratis mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA.

“Kami sudah membuatkan surat pernyataan kepada 11.700.000 orang pegawai dan mereka sudah tandatangani surat pernyataan tersebut untuk menyisihkan sedikit gaji untuk anak yatim,” ulas Pathul

Tim pendata ini memiliki korelasi yang sangat erat dengan yayasan, ketuanya adalah Bupati Loteng dan itu akan terus berganti sampai dengan Bupati selanjutnya.

Tahun ajaran yang akan datang, pihaknya akan menitipkan yatim piatu di masing-masing sekolah yang ada di Loteng untuk mensekolahkan anak yatim

“Lima orang akan kita daftarkan untuk sekolah kedokteran dengan catatan mengahafal Al qur’an, sehingga besok mereka bisa juga memperhatikan anak yatim,” kata Pathul (Hamzanwadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here