ULP Imigrasi Lotim Bantah Praktik Maladministrasi Pengurusan Paspor

Foto : Kepala Unit Pelayanan Paspor Lombok Timur, M Fariz Pabittei (MetroNTB/Peri)

Lombok Timur, MetroNTB.com – Kepala Unit Pelayanan Paspor Lombok Timur, M Fariz Pabittei membantah hasil investigasi Ombudsman Perwakilan NTB yang menyebutkan dugaan praktik maladministrasi seperti diskriminasi, penyalahgunaan wewenang, pengabaian kewajiban hukum, penyimpangan prosudur dan penundaan berlarut-larut.

“Selama ini selalu bekerja sesuai SOP tanpa adanya diskriminasi ataupun perbedaan pelayanan,” bantahnya saat dikonfirmasi MetroNTB.com, Rabu 3 Agustus 2022

Faris menegaskan layanan pembuatan Paspor sebelumnya menadaftar terlebih dahulu melalu M-Paspor yang diunduh lewat ponsel, sehingga masyarakat dapat menentukan kapan mendatangi kantor imigrasi untuk foto dan wawancara dengan petugas imigrasi.

“Untuk M-Paspor sendiri sangat mudah diakses oleh masyarakat untuk mendaftar, untuk pembayaran sendiri dilakukan melalui transfer bank, kantor post atau pun di Alfamart dan Indomaret. Sehingga tidak ada aktivitas pembayaran di kantor Imigrasi,” tegasnya

Dia menjelaskan, pelayan paspor untuk pekerja migran sendiri dilaksanakan di Dinas Tenaga Kerja, kalaupun ada masyarakat yang datang secara mandiri dan ingin bekerja di luar negri pasti diarahkan ke Disnaker.

“Kami disini yang biasa dilayani masyarakat yang umroh, haji dan beasiswa. Kalau ada misalkan masyarakat yang datang mau bekerja keluar negeri, kami arahkan ke Disnaker. Masyarakat juga mestinya mencari informasi paspor kepada kami, jangan meminta bantuan kepada selain dari petugas kami,” kata Faris mengingatkan

Meski demikian, tambah Faris Kantor Imigrasi mataram tetap akan melakukan pendalaman tentang dugaan tersebut.

“Jika ada temuan nantinya kami akan memberikan tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan pelanggaran tesebut,” tegasnya (Peri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here