Pembiayaan Online Amanah Kunci Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Foto : Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Achmad Fauzi (Humas BI)

Mataram, MetroNTB.com – Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Achmad Fauzi mengatakan percepatan digitalisasi khususnya dalam sistem pembayaran dan keuangan di Indonesia saat ini telah berkembang pesat, seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja secara daring yang didukung dengan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.

“Pembiayaan online amanah kunci pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Fauzi saat talkshow terkait Pembiayaan Online Amanah, Jum’at (29/7/2022)

Dia menerangkan pada Mei 2022, Bank Indonesia mencatat nilai transaksi digital banking meningkat 20,82% (yoy) menjadi Rp 3.766,7 triliun.

“Hal ini menyebabkan industri keuangan terus berlomba menyajikan layanan digital dimana selain perbankan, kehadiran fintech atau pembiayaan online juga terus tumbuh dan memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat,” kata Fauzi

Kemudahan akses, lanjut dia teknologi dan proses yang cepat menjadi salah satu keunggulan pembiayaan fintech yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat utamanya para pelaku usaha.

“Sampai dengan 22 April 2022, total jumlah penyelenggara fintech peer-to-peer lending atau fintech lending yang berizin di OJK tercatat sebanyak 102 perusahaan, dengan 7 diantaranya merupakan fintech syariah,” jelas Fauzi

Selain itu, pada periode Mei 2022, jumlah penerima pinjaman melalui pembiayaan online terdata sebanyak 18.056.908 akun dan nilai pinjaman mencapai Rp18.627,30 miliar.

“Dari jumlah tersebut sebanyak 39,13% atau Rp7.288,51 miliar diantaranya merupakan pinjaman fintech sektor produktif,” kata dia

Fauzi menilai keberadaan pembiayaan online ini harus benar-benar dapat dimanfaatkan dengan maksimal utamanya untuk memudahkan masyarakat dan pelaku UMKM dalam mengakses produk-produk keuangan.

“Memperluas jangkauan pemberian layanan finansial yang memadai terlebih dalam hal permodalan untuk menggerakkan UMKM sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan,” ujar Fauzi (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here