Mensos Peringati Hari Anak Nasional di Lombok Timur

Foto : Menteri Sosial RI Tri Rismarini memperingati puncak perayaan Hari Anak Nasioanl (HAN) di Kabupaten Lombok Rimur (MetroNTB/Per)

Lombok Timur, MetroNTB.com – Menteri Sosial RI Tri Rismarini memperingati puncak perayaan Hari Anak Nasioanl (HAN) di Kabupaten Lombok Rimur, Senin (1/8/2022)

Sebelumnya, rangkaian acara HAN telah dilaksanakan di 17 titik dari 5 kecamatan yang ada di Lombok Timur, 10 titik komunitas di Kawsan 3T dan 2 titik di sentra terpadu Kemensos.

Dengan mengusung tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” acara tersebut berlansung dengan kehadiran Mentri Sosial Tri Rismaharini, pejabat Tinghi Madya, pejabat terkait Kemensos, Bupati Lombok Timur dan Forkompinda Kabupaten Lombok Timur.

Selain di Lombok Timur, komunitas yang menjadi lokasi HAN 2022 adalah  Suku Anak Dalam di Jambi, Suku Baduy Banten, Suku Laut Pulau Bertam Kepulauan Riau, Suku Asmat Papua Erosaman, Suku Asmat Papua Amagais, Suku Asmat Papua Asatat,

Anak di wilayah perbatasan Sebatik Nunukan, Kota Kecil Wini (Timur Tengah Utara), Suku Dayak Meratus, dan pengungsi Majene. Sentra Terpadu Soeharso di Solo dan Sentra Antasena Magelang ditetapkan menjadi lokus lembaga.

Selain itu, acara HAN juga berlansung dengan pemberian bantuan bis sekolah di Alyatama Jambi, Pembangunan sekolah di Majene, bantuan kapal penyebrangan anak sekolah di Pulau Bertam, komputer dan laptop di Wini, 100 unit sepeda di Kabupaten Sarmi Papua, dan penguatan community center untuk anak-anak di Suku Dayak Meratus.

Di bidang kesehatan, kegiatan berupa imunisasi, vaksin, pemeriksaan dan pemasangan kacamata dan alat bantu dengar, dan khitanan massal. Layanan fisioterapi dilaksanakamndi Sentra Terpadu Soeharso Solo.

Tak ketinggalan pula kegiatan lomba berupa panjat dinding dan belajar memanah di Sentra Antasena Magelang. Kegiatan seni berupa membuat kerajinan khas daerah.

Bekerja sama dengan Dinas Dukcapil, Kemensos menghadirkan layanan pembuatan dan pembaharuan identitas kependudukan.

Kegiatan ini menekankan kegiatan kampanye sosial tentang stop kekerasan terhadap anak, cegah perkawinan anak dan pengasuhan yang baik kepada anak.

Kampanye bertujuan mempengaruhi sikap, pendapat dan perilaku orangtua dan masyarakat (Per)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here