IKPI Cabang Mataram Gelar Seminar Pajak

Foto : Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) pengurus cabang Mataram menyelenggarakan seminar pajak sekaligus pengembangan profesi berkelanjutan untuk anggota IKPI, bertempat di Hotel Lombok Plaza, Rabu 3 Agustus 2022 )MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) pengurus cabang Mataram menyelenggarakan seminar pajak sekaligus pengembangan profesi berkelanjutan untuk anggota IKPI, bertempat di Hotel Lombok Plaza, Rabu 3 Agustus 2022

Sekretaris IKPI Cabang Mataram Ida Bagus Suadmaya mengatakan kegiatan ini merupakan program kerja rutin IKPI Cabang Mataram untuk memberikan edukasi dan literasi perpajakan di wilayah Nusra, khususnya di Mataram terkait dengan pemberlakuan UU harmonisasi peraturan perpajakan.

Seminar pajak IKPI Mataram kali ini menggambil tema “Tax update dan manajemen PPN pasca UU HPP”, dengan menghadirkan narasumber I Kadek Agus Ardika, I Gusti Putu Ngurah Eka Putra Wijaya.

“Topik ini diambil terkait dengan penyesuaian tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku tanggal 1 April 2022 dimana pemerintah menerbitkan kurang lebih empat belas aturan turunan terkai PPN untuk mengimplementasikan ketentuan pada UU nomor 7 tahun 2021 tentang harmonisasi peraturan perpajakan,” kata Bagus

Seminar pajak dihadiri 100 peserta yang berasal dari anggota IKPI Cabang Mataram, anggota IKPI cabang Bali dan profesional pajak serta umum.

Bagus berharap, dengan mengikuti seminar ini peserta dapat memperoleh pengertian atau wawasan yang lebih dalam mengenai bukan cuma apa saja sektor perpajakan yang mengalami perubaha tapi bagaimana strategi manajemen pajak PPN yang efektif dengan tetap sesuai koridor aturan perpajakan.

“Dalam kegiatan ini juga digunakan kesempatan untuk memperkenalkan anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Cabang Mataram  untuk mendekatkan IKPI kepada masyarakat,” tuturnya

“Semoga keberadaan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Mataram bisa memberikan manfaat untuk masyarakat dengan kegiatan-kegiatan edukasi dan literasi untuk meningkatkan pemahaman masayarakat sehingga mudah memenuhi hak dan kewajiaban perpajakannya,” kata Bagus menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here