UAS Dijadwal Isi Pengajian di Ponpes NU Inen Lemo Desa Beleka

Foto : Ustadz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan mengisi ceramah di Yayasan Nahdlatul Ulama Inen Lemo, desa Beleka Kecamatan Praya Timur dalam rangka memperingati 1 Muharram yang akan dilaksanakan di Yayasan Nahdlatul Ulama Inen Lemo, desa Beleka Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (MetroNTB/Zan)

Mataram, MetroNTB.com – Ustadz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan mengisi ceramah di Yayasan Nahdlatul Ulama Inen Lemo, desa Beleka Kecamatan Praya Timur dalam rangka memperingati 1 Muharram yang akan dilaksanakan di Yayasan Nahdlatul Ulama Inen Lemo, desa Beleka Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah.

Pembina Yayasan NU Inan Lemo, TGH Ibnu Halil mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan UAS.

“Pengajian akan berlangsung pada Sabtu 30 Juli 2022 mendatang. Kita datangkan beliau (red, UAS)  dalam rangka menyambut 1 Muharram sekaligus untuk silaturrahmi dengan UAS,” ungkapNYA

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini mengaku bahwa dirinya sengaja mendatangkan UAS, karena belajar dari pengalaman setelah beberapa bulan lalu UAS mengisi ceramah di Masjid Agung Praya, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan masyarakat merasa sangat ingin mendengarkan UAS kembali ceramah

“Jadi, masyarakat masih haus dengan tausyiah UAS dan ini menjadi motivasi saya untuk melanjutkan apa yang di inginkan masyarakat. Yang jelas ini kita lihat dari antusias masyarakat sebelumnya,” kata Ibnu Halil

Dirinya sebagai pendakwah turun berdakwah ke masyarakat dan rata-rata respon masyarakat cukup baik dan antusias ketika mendengar rencana kehadiran dari UAS.

“Karena pengakuan masyarakat setelah mendengar tausyiah UAS bisa meningkatkan motivasi warga untuk mengerjakan hal-hal yang baik,” kata Ibnu Halil

Dia menegaskan bahwa tidak ada pengaruh terhadap isu yang selama ini berkembang terkait isi pengajian UAS yang berkaitan dengan radikalisme hingga sempat di deportasi dari Singapura.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak keamanan dianggap sudah memberikan izin terkait dengan kegiatan ini

“Jadi, selama ini belum saya temukan adanya pro kontra terkait rencana kedatangan UAS. Bahkan beberapa teman LSM semua mendukung dan pemerintah desa semua mendukung. Dari BKD juga siap menjaga keamanan saat acara. Sehingga estimasi jamaah yang akan hadir lumayan banyak karena berasal dari Lotim, Lobar, Loteng, KLU dan berbagai daerah lainnya,” tegas Ibnu Halil

Dia berharap, dengan kehadiran UAS ini kedepan agar pemerintah memperhatikan Pondok Pesantren (Ponpes) dan majelis taklim. Disatu sisi, sentuhan UAS sangat luar biasa dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Kedatangan UAS hanya untuk menyambut 1 Muharam. Supaya ada yang dari kurang baik menjadi baik dan saya ke Polda NTB tidak ada penekanan dan kekehawatiran terkait isi ceramah. Terkait dengan kejadian di Singapura saya sempat berkunjung dan menanyakan kepada masyarakat Singapura, jika memang Singapura lebih pada menjaga kondusifitas makanya dapat kabar penyampaian UAS radikal sehingga diantisipasi. Padahal belum terbukti,” kata Ibnu Halil menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here