Retribusi Parkir Pasar Jelojok Diduga Bocor

Foto : Retribusi halaman parkir kendaraan di Pasar Jelojok Kopang, Lombok Tengah (Loteng) diduga bocor (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Retribusi halaman parkir kendaraan di Pasar Jelojok Kopang, Lombok Tengah (Loteng) diduga bocor.

Retribusi parkir kendaraan ditempat tersebut dinilai tidak jelas arahnya. Sebab, sejak diresmikan hingga sekarang, parkir ini tidak dikelola oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng maupun dinas terkait.

Kasi Parkir Dinas Perhubungan Loteng Lalu Subeki membenarkan, bahwa pihaknya hingga sekarang tidak mengelola parkir pasar Jelojok Kopang dan Pasar Renteng.  Oleh karena itu, untuk pembayaran retribusi parkir ini tidak masuk pada Dinas Perhubungan.

“Kami tidak mengelola parkir itu. Sehingga kami tidak mengetahui kemana pembayaran retribusinya hingga sekarang,” ungkapnya

Subeki menegaskan pihaknya tidak pernah sama sekali melaksanakan pungutan retribusi parkir di pasar Jelojok Kopang dan Renteng. Alasanya, selain karena Pemda ingin di pihak ketigakan, namun juga karena masyarakat setempat menginginkan area parkir ini tetap di kelola oleh masyarakat langsung

“Jadi, hingga sekarang masyarakat yang mengelola parkir ini. Bukan Dinas Perhubungan, tapi kalau merujuk aturan, harusnya parkir di kelola oleh Dinas kita,” tuturnya

Ia mengaku, sudah sempat turun ke Pasar Jelojok Kopang untuk melakukan koordinasi dengan kelompok masyarakat yang mengelola. Hanya saja, masyarakat tetap menolak dan menginginkan agar parkir itu di kelola oleh masyarakat setempat

“Kami sudah turun kesana. Tapi masyarakat tetap tidak ingin pengelolaan parkir ini oleh Dinas. Sehingga kami belum bisa mengelola dan menarik untuk retribusi hingga sekarang,” terangnya

Disinggung terkait, pihak ketiga parkir pasar Jelojok Kopang, Subeki menegaskan, pihaknya tidak mengetahui pasti terkait soal rencana pihak ketiga tersebut. Sebab bukan Dishub yang melaksanakan tender dan menyusun mekanisme. Namun demikian, pihaknya mendapatkan kabar jika sudah banyak perusahaan yang masuk menginginkan untuk mengelola parkir dua pasar ini

“Kalau soal urusan pihak ketiga parkir yang mengetahuinya adalah BPKAD. Karena Dinas tersebut yang langsung menanganinya. Sedangkan kami di Dishub tidak tahu soal itu,” kata Subeki

Ia mengungkapkan, pihaknya juga tidak mengetahui sudah sejauh mana perencanaan pihak ketiga parkir ini. Apakah sudah ada perusahaan pemenang ataukah belum hingga saat ini

“Tapi kayaknya belum, karena parkir ini sekarang masih langsung di kelola oleh beberapa kelompok masyarakat di tingkat bawah. Belum di kelola oleh perusahaan atau lainya,” lanjutnya

Jika nanti parkir ini tidak di kelola oleh pihak ketiga, Subeki menambahkan salah satu solusi agar dikelola oleh dinas, area parkir kedua pasar menggunakan tolget. Tujuanya, agar tertata rapi dan retribusi parkir juga bisa masuk ke daerah.

“Sudah kami usulkan atau sarankan untuk menggunakan tolget di kedua pasar ini. Tapi usulanya tidak mendapatkan respon karena anggaranya juga tidak ada untuk itu,” tutupnya (Zan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here