PT Lombok Mulya Jaya Belum Kantongi Izin Andalalin

Foto : Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Tengah mengatakan PT. Lombok Mulya Jaya belum mengantongi izin (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Pengangkutan pasir silika yang dilakukan  PT. Lombok Mulya Jaya mencuri perhatian

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Tengah mengatakan PT. Lombok Mulya Jaya belum mengantongi izin.

Pengangkutan Pasir Silika oleh PT. Lombok Mulya Jaya menimbulan kemacetan, polusi dan jalanan licin jika hujan akibat pasir yang jatuh ke jalan.

Kepala Bidang Analisis Dampak Lalulintas Dinas Perhubungan Loteng Lalu Ardhy mengatakan bahwa, PT Lombok Mulya Jaya belum menyerahkan dokumen pengajuan izin Andalalin dari semenjak berdiri sampai saat ini.

“Kita akan periksa dokumen Andalalin PT ini, karena proses pengangkutan pasir silika saat ini melanggar aturan. Seharusnya mereka mengajukan dokumen Andalalin ini dari dulu,” sesal Ardhy

Pihaknya akan melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada PT Lombok Mulya Jaya karena tidak memiliki izin andalalin. Terkait sanksi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perizinan

“Izin Andalalin ini akan mengatur tata cara pengangkutan, lahan pakir, jam pengangkutan. Jam pengankutan material seharusnya dari jam 10 malam sampai jam 6 pagi,” tutur Ardhy

Ia menegaskan pihaknya mengancam akan melakukan pemberhentian sementara pada operasi pabrik bata ringan, jikalau selama 30 hari mulai dari terbitnya SP 1 pihak pabrik tidak mengurus izin Andalalinnya

“Kita akan layang SP ke 2, jika pihak pabrik tidak mengajukan izin, jika SP II tidak diindahkan dalam waktu 30 hari, maka kami akan layangkan SP III. Jika masih tidak melakukan pengurusan izin, maka kami dapat melakukan penghentian sementara operasi pabrik sesuai Permenhub 17 tahun 2021,” ancamnya

Pihaknya juga memberikan tenggang waktu,1 X 24 jam, semua ruas jalan mulai dari perbatasan Loteng harus bersih, karena bisa menimbulkan bahaya, seperti debu, polusi, dan jalan licin

“Kalau pengangkutan material berikutnya izin Andalalinnya belum lengkap, maka semua aktifitas pengankutan pasir kita suruh balik. Pihak PT juga tidak ada kordinasi soal pengangkutan, seharusnya ada kordinasi, supaya kita tau jalur yang dilalui. Harus sosialisasi juga kemasyarakat,” tegas Ardhy

Sementara itu, pihak PT Lombok Mulya Jaya Darminto yang dikonfirmasi wartawan mengakui bahwa pihaknya belum melakukan pengurusan izin Andalalin. Ia berjanji akan segera melakukan pengajuan izin.

“Kami akan segera mengurus itu, hari ini saya akan minta formulir persyaratannya ke Dinas. Kurang dari 30 hari kami akan mengurus izin Andalalin sesuai yang diperintahkan Dinas,” ucapnya

“Dari hari senin sampai selasa, sebanyak 6000 ton pasir silika yang diangkut kedalam pabrik,” kata Darminto menambahkan (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here