NTB Launching Bayar Pajak Kendaraan Pakai QRIS


Mataram, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melauncing Pembayaran Pajak Kendaraan (PKB) menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah menilai gaya hidup masyarakat era digital membutuhkan layanan yang sesuai.

“Pembayaran pajak kendaraan bermotor menggunakan QRIS merupakan jawaban perubahan zaman,” ujarnya saat meluncurkan QRIS untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor di gedung Bank Indonesia perwakilan NTB, kemarin (18/7/2022)

Menurut Zulkieflimansyah perubahan juga menjadi tantangan agar masyarakat menerima cara baru dengan baik.

“Seperti saat era kertas berganti, lambat laun masyarakat akan mengerti kemudahan dan keuntungannya,” tutur dia

Zulkieflimansyah menambahkan, pembayaran pajak non tunai dengan aplikasi ini nantinya juga akan merubah kebiasaan masyarakat sehingga tujuan perubahan akan terwujud.

Kepala Perwakilan BI NTB, Heru Saptaji menyebutkan selain sebagai gaya hidup di era digitalisasi, QRIS untuk kenyamanan, kemudahan dan kecepatan pelayanan.

“Aplikasi digital dimaksudkan agar data ekonomi dapat dikelola dengan baik. Terlebih, NTB yang pertumbuhan ekonominya baik dan cukup tinggi,” kata Heru

Dia mengatakan ekonomi digital di masa depan akan membutuhkan big data. Upaya ini diharapkan agar pertumbuhan ekonomi juga mengadopsi digitalisasi yang berpotensi besar di masa depan diantaranya sistem pembayaran

Kedaulatan ekonomi dalam era digitalisasi secara sederhana digambarkan agar satu QR Code dapat berlaku di  seluruh Indonesia, sehingga dana yang berputar dalam transaksi  menggunakan aplikasi nasional dalam negeri.

Heru mencontohkan aplikasi parkir menggunakan QRIS di kota Mataram yang terus bertambah dari semula tujuh titik dengan proyeksi target retribusi sebesar Rp 8 miliar.

Ia berharap, QRIS dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat dimanfaatkan oleh  masyarakat (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here