KNPI Dorong Ekonomi Kreatif Miliki Standar Internasional

Foto : Gubernur NTB H Zulkieflimansyah membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB bertempat di Hotel Jayakarta, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Senin 4 Juli 2022

Lombok Barat, MetroNTB.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong ekonomi kreatif NTB memiliki standar internasional.

“”Mengingat MotoGP masih akan digelar 9 tahun lagi, harus disiapkan dari sekarang anak-anak muda ini, para pelaku UMKM tidak mengikuti standarisasi, maka akan sulit bersaing di kancah internasional,” ujar Ketua DPD KNPI NTB Taupik Hidayat saat Rakerda, di Hotel Jayakarta, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Senin 4 Juli 2022

Ia menilai dua event internasional di NTB telah sukses digelar oleh provinsi yang kecil yang tidak mungkin jadi representasi bagi Indonesia.

“Walaupun kecil, kita memiliki tekad dan kemauan yang kuat,” katanya

“Selain itu kita memiliki Gubernur yang hebat sehingga Event internasional MotoGP dan MXGP Samota Sumbawa bisa digelar,” sanjung Taupik

Dampak dua event tersebut, ekonomi kreatif kian meningkat, mengingat era teknologi makin berkembang.

“Karenanya DPD KNPI NTB mendorong peningkatan ekonomi digital dalam rangka mengikuti standarisasi event internasional MotoGP dan MXGP,” tuturnya

Sementara, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menyebutkan, organisasi kepemudaan seperti KNPI ini memiliki sejarah yang panjang.

“Biasanya dulu yang masuk pengurus DPD KNPI ini adalah orang-orang yang teruji setelah menjadi pimpinan organisasi kepemudaan sebelumnya,” katanya

“Ketika mereka menjadi ketua HMI, Ketua Pemuda Muhammadiyah, dan lain sebagainya kemudian pengalamannya disatukan dalam wadah yang namanya KNPI,” sambung Zulkieflimansyah

Menurutnya, KNPI ini adalah kawah candradimuka dari pemimpin-pemimpin masa depan. Namun kata Bang Zul itu dulu, sekarang setting dunia itu berbeda.

“Harapan saya jangan sampai di KNPI ini menjadi tempat berkumpulnya mantan-mantan ketua yang sudah tidak lagi produktif, jadi harus direvitalisasi karena dunia sudah berbeda,” ujarnya.

Zulkieflimansyah berharap KNPI jangan membuat program yang menghadirkan diskusi, tetapi buatlah program-program yang  menjadi refleksi supaya potensi besar yang dimiliki NTB ada alirannya.

“Mudah-mudahan, dimasa yang akan datang sinergi dan kalaborasi saya sebagai Gubernur, dan sebagai senior teman- teman akan terus saling berkomunikasi dan bekerjasama,” kata Zulkieflimansyah menambahakan (De)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here