Bappenda Loteng Prihatin Retribusi Parkir Pasar Jelojok dan Renteng tidak Masuk PAD

Foto : Kepala Bappenda Lombok Tenagh Jalaludin (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda ) Lombok Tengah merasa prihatin retribusi parkir pasar Jelojok dan Renteng tidak masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Tengah.

Kepala Bappenda Lombok Tengah, Jalaludin mengaku merasa prihatin terhadap kondisi pengelolaan parkir yang terjadi.

“Ya, ini memang sangat prihatin,” jawabnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis 7 Juli 2022.

Ia menjelaskan persoalan parkir pasar Jelojok dan Renteng masih ranah kewenangan Dinas Perhubungan.

“Persoalan ini, harus segera dicarikan solusi supaya PAD bisa masuk untuk tahun 2022,” kata Jalaludin

Dikatakan, untuk tahun 2023 persoalan dua tempat parkir ini akan diserahkan ke Bappenda.

“Untuk urusan tahun depan kami harus mencari solusi terbaik,” tandasnya

Jalaludin menambahkan, retribusi parkir kedua pasar ini, tidak lagi menjadi retribusi daerah, tetapi akan beralih menjadi pajak daerah.

“Tidak lagi menjadi retribusi daerah, tapi akan berubah menjadi pajak daerah,” cetusnya (Zan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here