UTS Siap Ikut Andil Dalam Perluasan Penggunaan QRIS

Foto : Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Heru Saptaji pada sesi Talkshow Pengembangan UMKM yang menyampaikan materi terkait Urgensi Digital Payment untuk meningkatkan profit bisnis UMKM dalam menyambut MXGP Samota pada event DigiXPreneur Festival 2022 yang diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTS, Selasa 7 Juni 2022 (MetroNTB/Ist)

Sumbawa, MetroNTB.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji menghadiri pembukaan event DigiXPreneur Festival 2022 yang diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTS, Selasa 7 Juni 2022

Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Rektor UTS, Dr. Ir. Chairul Hudaya, Staf Ahli Bupati Kabupaten Sumbawa, Drs Zainal Abidin, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, M. Nurjihadi, dan beberapa narasumber lainnya dari Kantor Pajak Kabupaten Sumbawa, Oritas Jasa Keuangan, Bank NTB Syariah, termasuk Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB.

Event yang dilaksanakan secara annual ini menghadirkan 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan civitas akademika kampus serta pengusaha dan pelaku UMKM yang akan dibina menjadi pengusaha berbasis digital dengan meningkatkan kapasitas dan kemampuan digital guna memanfaatkan potensi ekonomi besar khususnya dari event Motor Cross Grand Prix International (MXGP) yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Rektor UTS Dr. Ir. Chairul Hudaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bank Indonesia. Diakuinya kegiatan yang dilaksanakan sebagai langkah penting dalam membangun dan meningkatkan sinergi antara Bank Indonesia NTB dengan UTS.

Chairul juga menyampaikan kesiapsediaan kampus untuk ikut mengambil bagian dalam penyebarluasan penggunaan digitalisasi pembayaran, salah satunya melalui penggunaan QRIS.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis M. Nurjihadi dalam sambutannya turut menjelaskan terkait potensi ekonomi dari perhelatan MXGP yang diprediksi akan mendatangkan sebanyak 75.000 pengunjung.

“Diharapkan melalui event digiXpreneur ini, pengetahuan dan keterampilan digitalisasi yang didapatkan akan mampu menjadi stimulus para mahasiswa untuk dapat memanfaatkan peluang dan potensi ekonomi tersebut,” tuturnya

Acara puncak dari pembukaan ini yaitu pemaparan Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Heru Saptaji pada sesi Talkshow Pengembangan UMKM yang menyampaikan materi terkait Urgensi Digital Payment Untuk Meningkatkan Profit Bisnis UMKM Dalam Menyambut MXGP Samota.

Heru menjelaskan terkait pertumbuhan perekonomian Provinsi NTB yang cenderung terus membaik di Triwulan I tahun 2022, dimana PDRB NTB secara keseluruhan tumbuh sebesar 7,76% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,16% (yoy).

“Selain itu, pada bulan Mei 2022, Provinsi NTB mengalami inflasi sebesar 0,65% (mtm), menurun dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 1,16% (mtm),” paparnya

Pertumbuhan ekonomi daerah ini, lanjutnya juga ditandai dengan tingginya permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa.

“Namun permintaan yang tinggi ini belum dapat dibarengi dengan ketersediaan pasokan yang ada sehingga menyebabkan tekanan inflasi di dalamnya,” kata Heru

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang disertai tingginya tekanan inflasi akan menjadi sia-sia, karena tingkat kemakmuran masyarakat sendiri tercermin dari nilai inflasi yang rendah dan terkendali.

“Oleh karena itu, pemenuhan terhadap permintaan barang dan jasa yang tinggi ini harus dapat dilihat sebagai peluang usaha khususnya bagi UMKM,” tuturnya

Sebagai contohnya, BI sebagai role model melalui usaha pengembangan UMKM yaitu klaster vanili merupakan salah satu produk dengan kualitas vanili terbaik di dunia dan klaster kopi yang keduanya telah di ekspor ke mancanegara.

“Permintaan akan vanili dan kopi yang begitu banyak belum diimbangi dengan produksi yang dihasilkan. Hanya 10% permintaan yang dapat dipenuhi, sehingga 90% produksi masih kosong, artinya peluang tersebut harus dikejar dan pemanfaatan tekhnologi harus menjadi bagian utama dalam pengembangan usaha,” terang Heru

Heru juga mengingatkan semua peserta untuk tetap menjaga dan meningkatkan optimisme dalam mencari peluang dan moment usaha yang tepat.

“Sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk pencapaian stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pengembangan ekonomi berbasis digital, kedepannya diharapkan transaksi pembayaran non-tunai dapat digunakan di berbagai sektor di Sumbawa khususnya UMKM yang harus berbasis digital,” ulasnya

Heru juga berpesan agar para mahasiswa dapat menjadi entrepreneur yang terus bergerak menangkap peluang dan meningkatkan digitalisasi dalam berusaha, karena transaksi digital adalah harapan masa kini dan kedepan.

Sebagai penutup, Kepala BI NTB bersama dengan GenBI melakukan edukasi dan demo mengenai tata cara meng-upgrade QRIS Premium kepada seluruh tamu undangan dan peserta. Para perserta sangat antusias dan tertarik untuk melakukan upgrade QRIS Premium tersebut (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here