Senator NTB TGH Ibnu Halil Sosialisasikan Empat Pilar di Ponpes Qomarul Huda

Foto : Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Ibnu Halil melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, di Yayasan Ponpes Qomarul Huda Desa Pembuwun sejati Kecamatan Narmada Lombok Barat, Jum’at 24 Juni 2022

Lombok Barat, MetroNTB.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Ibnu Halil melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, di Yayasan Ponpes Qomarul Huda Desa Pembuwun sejati Kecamatan Narmada Lombok Barat, Jum’at 24 Juni 2022

“Saya anggota MPR RI berkewajiban untuk mensosialisasikan empat pilar MPR RI. Kita mengadakan ini adalah amanah undang-undang No 17 tahun 2014, kemudian undang-undang No 42 tahun 2014 tentang MD3,” ungkapnya

Tuan Guru Ibnu Halil menjelaskan bahwa salah satu mandat undang-undang tersebut, anggota DPD berkewajiban melakukan sosialisasi empat pilar.

“Ini salah satu kewajiban saya sebagai anggota MPR terus mensosialisasikan empat pilar ini. Walaupun kita sering mendengar, mengkaji, terus kita sosialisasikan karena kita tidak akan lepas dari tantangan, baik tantangan eksternal maupun interen kita, karena itu kita diwajibkan untuk terus turun ke masyarakat,” tuturnya

Tuan Guru Ibnu Halil menjelaskan Empat Pilar kebangsaan yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Undang Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara. Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara.

Foto : Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Ibnu Halil melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, di Yayasan Ponpes Qomarul Huda Desa Pembuwun sejati Kecamatan Narmada Lombok Barat, Jum’at 24 Juni 2022

“Penting terus kita sosialisasikan, karena tantangan kita terus ada. Baik internal maupun eksternal,” tuturnya

“Mengapa harus kita pertahankan? Karena Pancasila sebagai dasar Negara yang merupakan hasil kesepakatan pendiri bangsa,” kata Tuan Guru Halil

Ia menegaskan terbentuk Pancasila sebagai ideologi Negara ini merupakan hasil para pendiri bangsa.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara sudah tepat dengan kondisi masyarakat dan Negara Indonesia.

“Karena itu tidak diragukan lagi. Mari kita terus perjuangkan, pertahankan Pancasila sebagai ideology Negara,” tegasnya

Selain itu, Pancasila sebagai konsesus pendiri bangsa, juga sudah restui oleh para ulama.

“Termasuk salah satu ulama yang merestui adalah KH Raden As’ad Syamsul Arifin, pahlawan nasional dan mediator berdirinya Nahdlatul Ulama (NU). Harapan kita, mari terus kita hayati, kita resapi dan kita amalkan nilai-nilai Pancasila yang juga sesuai ajaran Al Qur,an,” ajak Tuan Guru Ibnu Halil (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here