Sebanyak 133.486 Ton Pupuk Subsidi Telah Disalurkan di NTB

Foto : Senior Vice President Public Servis Obligation (SVP PSO) Wilayah Timur, Muhammad Yusri saat media Gathering Pupuk Indonesia Group dan rekan Media Lombok Nusa Tenggara Barat, Kamis 9 Juni 2022 (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Sebanyak 133.486 ton pupuk bersubsidi disalurkan ke Provinsi NTB oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) hingga 8 Juni 2022.

“Jumlah ini sudah mencapai 49% dari total alokasi pupuk bersubsidi di Provinsi NTB sebesar 271.954 ton,” ungkap Senior Vice President Public Servis Obligation (SVP PSO) Wilayah Timur, Muhammad Yusri saat media Gathering Pupuk Indonesia Group dan rekan Media Lombok Nusa Tenggara Barat, Kamis 9 Juni 2022

Yusri mengatakan penyaluran tersebut terdiri dari lima jenis pupuk bersubsidi, yaitu pupuk Urea, SP-36, ZA, NPK, dan Organik Granul.

“Rinciannya, pupuk Urea sebesar 88.625 ton, NPK 29.892 ton, SP-36 6.321 ton, ZA 6.091 ton, dan organik 2.557 ton,” katanya

“Selain itu, kami juga telah menyalurkan pupuk organik cair sebanyak 8.712 liter kepada petani di Nusa Tenggara Barat,” jelas Yusri.

Dikatakan, adapun stok pupuk bersubsidi produsen di Provinsi NTB total mencapai 31.563 ton.

“Jumlah ini jauh lebih banyak dari stok ketentuan minimum pemerintah,” cetusnya

Secara teknis, lanjut Yusri Pupuk bersubsidi di Provinsi NTB disalurkan oleh dua anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik.

Dalam penyalurannya, Pupuk Indonesia memiliki jaringan distribusi yang cukup baik di Provinsi NTB. Adapun jaringan distribusi ini terdiri dari 40 distributor, 1.397 kios pengecer resmi, 33 unit gudang (Unit Pengantongan Pupuk & Gudang Pupuk Bersubsidi) dengan total kapasitas sekitar 103.000 ton, serta memiliki 19 personil petugas lapangan untuk melayani sejumlah 10 (sepuluh) kabupaten/kota di Provinsi NTB.

“Pupuk Indonesia sebagai produsen senantiasa menyalurkan pupuk bersubsidi dengan berpedoman dengan ketentuan yang berlaku,” kata Yusri (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here