PAW Muhdan Rum Nunggu SK Gubernur NTB


Lombok Tengah, MetroNTB.com – Proses Penggantian Antar Waktu (PAW) salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng), almarhum H Muhdan Rum hingga saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB Zulkiflimansyah.

“Semuanya masih dalam proses, surat pengajuan sudah disampaikan ke pak gubernur. Sekarang masih berproses di sana,” kata Sekretaris DPRD Loteng Suhadi Kana

Ia menjelaskan mekanisme PAW ini, Partai Politik (Parpol) yang mengajukan calon pengganti ke Sekretariat DPRD. Tahapan tersebut sudah dilakukan oleh Partai Gerindra.

Berdasarkan dokumen yang diterima dari Partai Gerindra, nama yang diusulkan untuk menggantikan almarhum Muhdan Rum ialah M. Taufik Syamsuri  yang memperoleh suara urutan ke tiga pada Pileg 2019 lalu.

“Sedangkan urutan pertama adalah Muhibban dan urutan kedua adalah almarhum Muhdan Rum,” tutur Suhadi

Berkas pengajuan tersebut, pihaknya teruskan ke pimpinan DPRD Loteng. Sebagai tindak lanjutnya, pimpinan juga telah menyampaikan berkas ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Loteng.

Berkas tersebut berisikan permintaan daftar nama Caleg perolehan suara dan lainnya yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) tempat almarhum sebelumnya mencalonkan diri yaitu, Dapil 1 Praya – Praya Tengah

“Jawaban dari KPU itu yang menjadi lampiran kita mengajukan PAW ke gubernur melalui bupati,” terangnya

Suhadi mengatakan dengan telah diserahkan berkas dan dokumen pengajuan PAW itu ke Gubernur, menandakan bahwa kini prosesnya ada di gubernur.

Sebagai informasi, dirinya telah dihubungi oleh staf dari Biro Pemerintahan kantor Gubernur. Dinyatakan jika berkas yang diajukan sudah lengkap sesuai yang diminta Gubernur dan sesuai dengan aturan yang ada.

“Pekan lalu kita sudah diberitahu oleh Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah NTB, bahwa berkas pengajuan SK ke gubernur sudah lengkap,” ungkapnya

Untuk saat ini, belum jelas kapan SK gubernur itu keluar. Namun, biasanya setelah 14 hari berproses di gubernur SK itu keluar. Sedangkan untuk jadwal pelantikan setelah SK keluar, sampai saat ini pihaknya juga belum bisa pastikan, karena itu tergantung dari hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) setelah SK dari gubernur keluar

Namun oleh aturan, Banmus diberikan waktu 60 hari setelah SK itu keluar untuk menentukan waktu melaksanakan pelantikan PAW.

“Kita masih tunggu SK gubernur. Terkait jadwal pelantikannya nanti, ditentukan oleh Banmus,” kata Suhadi menambahkan (Zan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here